Sidak Pasar Turi Baru, Wakil DPRD Surabaya Reni Astuti Pastikan Gedung Nyaman dan Fasilitas Maksimal

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 22 Mar 2022 18:43 WIB

Sidak Pasar Turi Baru, Wakil DPRD Surabaya Reni Astuti Pastikan Gedung Nyaman dan Fasilitas Maksimal

i

Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti saat melakukan sidak ke Pasar Turi Baru, selasa (22/3).

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setelah 15 tahun mangkrak pasca kebakaran tahun 2007 silam akhirnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Senin (21/3) kemarin resmi membuka Pasar Turi Baru. 

Untuk melihat kondisi Pasar Turi Baru Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti melakukan sidak untuk meninjau langsung kondisi gedung dan pedagang. Dalam kesempatan itu Reni sempat mampir ke beberapa stan di zona fashion. Sambil memilih baju, ia juga mengobrol dengan para pedagang dan juga mengamati seluruh area dan menampung semua masukan pedagang. 

Pasar Turi sebelumnya dikenal sebagai pusat perbelanjaan dan grosir terbesar se- Indonesia Timur. Tercatat beberapa kali  terjadi kebakaran disana. Terakhir, pada 2012 lalu yang membuat para pedagang berkemasi dan memilih berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Lantas Pemkot Surabaya memberikan kesempatan bagi investor untuk membangun Pasar Turi. Wajah Pasar Turi Baru juga makin bersih setelah dilakukan pembongkaran TPS dan pedagang dari TPS sudah mulai berjualan di Pasar Turi Baru.

"Karena baru pembukaan, kunjungan pembeli belum maksimal. Tapi saya yakin jika kedepan Pasar Turi akan ramai kembali," ungkap Reni Astuti, di sela-sela sidak Selasa, (22/3).

Reni mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang bijak dalam menjadi fasilitator. Menengahi antara pedagang dan investor, Pemkot tak berat sebelah. Kenyamanan bersama dijadikan tujuan utama. Berbagai diskusi antara pihak kerap dilakukan untuk menemukan jalan tengah terbaik. Tak hanya itu, Pemkot juga melibatkan KPK dan Kejaksaan dalam prosesnya.

Bahkan, Pemkot menyediakan armada truk dan pikap untuk membantu pedagang TPS Pasar Turi memindahkan barang dagangannya ke Pasar Turi Baru. "Saya akui Pemkot sangat totalitas dalam mengawal keberlangsungan Pasar Turi ini. Termasuk merangkul berbagai pihak untuk duduk bersama. Investor juga sangat berperan banyak karena bisa membangun gedung dengan baik dengan fasilitas yang berbeda dengan dulu," ujar Reni.

Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Surabaya Awaludin membenarkan pernyataan Reni. Pasar Turi yang sekarang berbeda dengan dulu. Kini Pasar Turi memiliki konsep seperti mall. Terdapat 6 lantai dengan total 6000 stan. Hingga saat ini, 80 persen dari total stan tersebut sudah memiliki penyewa.

Tak hanya desain bangunan, fasilitas juga ditambah. Diantaranya, lahan parkir yang disediakan khusus 3 lantai dan bisa menampung setidaknya 1800 mobil serta 2500 sepeda motor. 

"Ini adalah hasil kolaborasi yang baik dari berbagai pihak. Yakni, investor, pedagang, Pemkot Surabaya, DPRD, serta dinas terkait lainnya. Dengan banyaknya fasilitas dan gedung nyaman ini, semoga Pasar Turi mampu menjadi sorotan lagi," ujar Awaludin mendampingi Reni sidak. Alq

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU