Mahasiswa ITS Surabaya, rebut juara umum pada kompetisi Constantin Gh. Popa Paper and Poster Contest.

SURABAYA PAGI, Surabaya - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, mampu meraih gelar juara umum pada kompetisi Constantin Gh. Popa Paper and Poster Contest.

Kompetisi tersebut, digelar di Petroleum-Gas University of Ploiesti, Rumania. Gelar itu ditorehkan oleh Frankstein Arphan, dan Tita Oxa Anggrea yang berhasil menyabet gelar juara satu.

Keduanya menang pada dua kategori, yakni Paper Competition, dan Poster Competition. Mereka mampu menyisihkan para peserta lainnya dari berbagai negara di dunia.

Keberhasilan dua mahasiswa ITS itu berawal dari kepekaan terhadap terbatasnya kebutuhan minyak dan gas yang semakin tinggi, Ocha bersama Frankstein memikirkan inovasi agar mampu memaksimalkan potensi reservoir atau wadah terakumulasinya minyak dan gas bumi.

Ocha menuturkan, dalam suatu reservoir terdapat lapisan tipis 0.5 ft yang cenderung diabaikan karena tidak terdeteksi. "Dalam penelitian dan metode yang kami lakukan, kami mampu mendeteksi hingga lapisan tipis tersebut," kata Ocha, Senin (13/5/2019).

Ia melanjutkan, ketika terdeteksi maka potensi reservoir ini dapat dimaksimalkan. Keuntungan yang didapat dari perusahaan pemilik reservoir pun akan semakin meningkat dan pasokan minyak serta gas bumi pun dapat ditingkatkan.

Ocha mengakui bahwa ide ini juga didasari oleh ketertarikan Frankstein terhadap reservoir tipis 0.5 ft yang cenderung tidak dapat direkam oleh alat logging atau alat rekam data sumur konvensional.

Keduanya pun mencanangkan ide mengolaborasikan optimasi lapisan tersebut menggunakan rekalkulasi serta Inversi Monte Carlo. Perjuangan keduanya memang cukup berat. Ocha dan Frankstein harus bersaing dengan peserta dari 15 negara lainnya.n sb