9 Remaja Ditetapkan Jadi Tersangka Pengeroyokan, 5 DPO

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Geng Remaja bersenjata tajam (sajam) di Surabaya mulai berani bertindak kriminal. Akibatnya, sedikitnya sembilan orang remaja ditangkap Anggota Tim Antibandit Polsek Genteng Polrestabes Surabaya.

Para remaja itu terlibat aksi pengeroyokan hingga korbannya babak belur dan terluka akibat sabetan sajam.

Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Halim Nugroho mengatakan, sembilan orang remaja yang ditetapkan sebagai tersangka itu terbukti menginisiasi aksi pengeroyokan, pemukulan dan kepemilikan sajam.

"Ada 22 remaja kami amankan, tapi 9 orang yang terlibat. Sisanya kami pulangkan dan kami lakukan pembinaan," ujar Kompol Bayu Halim Nugroho, Rabu (1/5/2024).

Aksi pengeroyokan itu terjadi di wilayah kecamatan Genteng, Surabaya. Akibatnya, seorang remaja YMDR (19) mengalami luka-luka di sekujur tubuh.

Korban mengalami luka lebam dan sabetan sajam pada bagian paha kirinya.

Pihak keluarga korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Mapolsek Genteng.

Setelah diselidiki kurang dari 24 jam, anggota Tim Antibandit Polsek Genteng berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan penangkapan.

"Mereka kami amankan dan kami tetapkan tersangka. Untuk anak di bawah umur statusnya anak berkonflik dengan hukum (ABH)," jelas Kompol Bayu.

Ia menerangkan, kronologi pengeroyokan bermula saat korban dengan salah satu tersangka terlibat perkelahian.

Perkelahian itu dimenangkan oleh korban. Namun, karena tidak terima akhirnya pelaku mencari korban bersama kelompoknya.

Korban yang tinggal di Jalan Ngemplak, Surabaya, saat itu ditemukan pelaku dan kelompoknya, lalu diculik. Korban kemudian dikeroyok dan disiksa oleh para tersangka.

"Kami amankan 5 sajam, 3 di antaranya pedang hingga belati dan dua celurit," pungkas Kompol Bayu.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Genteng Polrestabes Surabaya Iptu Harsya mengatakan, ternyata para tersangka memperoleh sejumlah sajam tersebut dari membeli secara online.

Menyoal motif para tersangka, Iptu Harsya mengungkapkan, aksi pengeroyokan tersebut dilatarbelakangi oleh ketersinggungan antar kelompok remaja yang saling bermusuhan.

"Mereka semua baru pertama kali ditangkap. Motif karena adanya ketersinggungan antar kelompok," katanya.

Namun, pihaknya masih terus akan melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Apalagi tercatat, terdapat lima orang nama pelaku lain yang berhasil diidentifikasi dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"9 orang kami amankan. Masih ada 5 orang lainnya masih dalam pengejaran dan kami tetapkan DPO," pungkasnya.  S-01/ham

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…