Komisi III DPR RI Gelontorkan Ribuan Bantuan, Ke Polda Jatim

Adies Kadir memberikan secara simbolis ratusan bantuan kepada Polda Jatim Kamis (15/10/2020)

Surabaya Pagi, surabaya Dalam rangka reses anggota Dewan dapil Jawa Timur, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Polda Jatim, dalam rangka melakukan pemantauan kinerja Polda Jatim, dalam upaya pengamanan dan penindakan dari berbagai kasus yang berkembang. Selain melakukan evaluasi, Ketua Tim Komisi III, Adies Kadir menyebut, pihaknya juga meminta masukan dari Polda Jatim yang akan dijadikan bahan rapat bersama Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Mahkamah Agung. "Kemudian selain melihat kinerja mereka, juga meminta masukan dari fungsi legislasi dan juga fungsi penganggaran. Ini kunjungan kerja reses dan meminta masukan yang akan kami sampaikan nanti pada pimpinan mitra kerja di Jakarta baik itu Kapolri, Jaksa Agung, Mahkamah Agung untuk ditindaklanjuti dalam rapat kerja di DPR RI," kata Adies yang datang dengan beberapa anggota lainnya. Selain itu, dalam kesempatan ini Adies juga mengapresiasi kinerja dari Kapolda Jatim, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran yang membantu pemerintah untuk menekan angka penyebaran virus corona atau Covid-19. Itu dibuktikan dengan kini sudah dapat terkendalinya virus dan Jatim telah bebas dari zona merah. "Jadi pertama kami memberikan apresiasi pada Kapolda Jatim dan jajaran pemerintahan yang bisa menekan angka dari hitam, merah, sampai sekarang sudah masuk ke zona hijau. Jadi kami memberikan apresiasi di Jatim," ungkap pria dari Daerah Pemilihan Jatim I itu. Apresiasi itu diberikan berupa sumbangan 1.000 paket sembako dan 5.000 masker yang diberikan kepada masyarakat Jatim yang telah berjibaku melawan Covid-19 untuk meringankan beban dari adanya dampak pandemi. "Kami ingin berkontribusi pada mereka yang berjibaku, yang langsung turun di bawah termasuk penggali kubur, ojek online dan lain lainnya tadi. kami ingin memberikan sedikit bantuan agar ini bermanfaat bagi mereka yang berhadapan langsung dengan pandemi COVID-19," ujarnya.nt