Memastikan Kelancaran Haji 2024, PPIH Surabaya Gelar Simulasi Pemberangkatan

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Sabtu, 11 Mei 2024 08:04 WIB

Memastikan Kelancaran Haji 2024, PPIH Surabaya Gelar Simulasi Pemberangkatan

i

Truk pengangkut koper calon jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro. SP/ AINI

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki H-1 kedatangan jemaah haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Sabtu (11/5/2024) besok, PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Embarkasi Surabaya melaksanakan simulasi keberangkatan jemaah haji dari Asrama Haji ke Bandara Juanda pada Jum’at (10/5/2024).

Pada simulasi ini melibatkan berbagai unsur yang terlibat pada proses pemberangkatan jemaah haji antara lain Angkasa Pura, BBKK (Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan) Surabaya, Otoritas Bandara, Saudia Arabian Airlines, DAMRI, Kantor Imigrasi.

Baca Juga: Makkah Route: Imigrasi Surabaya Datangkan Langsung Petugas dari Arab Saudi ke Juanda

Simulasi dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan tim, jalur keberangkatan baik di Asrama Haji maupun menuju Bandara Juanda.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mufi Imron Rosyadi dalam wawancara menjelaskan proses simulasi yang dilakukan.

"Tadi kita bersama tim -tim yang lain yang terlibat dalam operasional haji melakukan simulasi dari asrama haji mencoba ke bandara dengan naik 10 bis, sesuai jumlah yang dipergunakan untuk mengantar para jemaah ke Bandara," kata Mufi.

"Kita mencoba melalui tahapan yang sudah di-schedule. Kira kira perlu waktu berapa lama, lewat pintu mana, bagaimana menurunkan barang, bagaimana jemaah ketika sampai sana, lewat pintu mana jemaah menuju tempat transit," imbuhnya.

Dalam simulasi ini, PPIH telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mengamankan rute pada saat keberangkatan. Mufi menyebut semua bagian dipastikan dengan baik untuk keberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya.

Baca Juga: Haji Lansia Masih 40 Ribu, Tahun Lalu 36 Meninggal

Pada kegiatan ini juga dilakukan simulasi layanan fast track Mecca Route. "Alhamdulillah tahun ini kita pertama melaksanakan layanan fast track. Layanan Fast Track Mecca Route adalah hal baru jadi koordinasi dari semua unsur sangatlah penting mulai dari KKP (sekarang BBKK), Kemenag, Otban, Angkasa Pura," ujarnya pria asal Bangkalan tersebut.

Tentunya hal itu sebagai bentuk sinkronisasi demi menjaga kenyamanan CJH sebelum menuju ke tanah suci hingga tiba ke tanah air.

"Kita lakukan sinkronisasi dengan mencoba melakukan langkah sedisiplin mungkin, seramah mungkin dengan jemaah, melakukan persiapan secara sistemik sehingga tahapan dapat dipahami semuanya dan prosesnya berjalan lancar," sambungnya.

Perlu diketahui, layanan fast track pertama kali diberlakukan di Bandara Juanda pada musim haji 2024 ini. Total terdapat 3 bandara di Indonesia yang memberlakukan layanan fast track, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Adi Soemarmo, Solo.

Baca Juga: Gantikan Ayahnya, Abdul Aziz, Siswa SMK 18 Tahun jadi CJH Termuda di Surabaya

Layanan fast track selain untuk mempermudah jemaah dalam menjalani pemeriksaan dokumen ke imigrasian juga untuk mencegah sejak dini apabila terjadi kesalahan dokumen imigrasi sejak dini di tanah air sehingga petugas tidak lagi ke Bandara Arab Saudi untuk membenarkan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Asrama Haji Embarkasi Surabaya dijadwalkan menerima kedatangan jemaah haji kloter pertama pada 11 Mei 2024 yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Kedatangan kloter pertama ini diperkirakan pada pagi hari, pukul 06.00 WIB.

Sementara hasil pantauan Surabaya Pagi di lapangan, koper milik jamaah kloter 1 hingga 5 telah sampai di Asrama Haji pada pukul 16.20 WIB yang dikawal langsung oleh tim kepolisian. ain

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU