•   Selasa, 31 Maret 2020
Peristiwa Nusantara

USAID : Tingkat Kematian Ibu dan Bayi di Jawa Timur Nomor 1 di Indonesia

( words)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kematian ibu dan bayi setelah melahirkan di Jawa Timur menduduki peringkat nomor satu di Indonesia.

Kamis (15/11/2018), USAID Jalin mengadakan diskusi antar media mengenai kematian ibu dan bayi setelah melahirkan. Dalam satu jam, Indonesia kehilangan dua ibu dan delapan bayi baru lahir akibat kematian yang sebenarnya dapat dicegah.

Purwadi, selaku Manager Regional Surabaya USAID Jalin mengatakan, pengurangan kematian ibu dan bayi baru lahir secara nasional membutuhkan upaya berkelanjutan yang lebih panjang dari periode suatu proyek.

"Di Jatim, 26 bayi baru lahir dan tiga ibu meninggal setiap dua hari. Dan rasio paling tinggi berada di kota Jember, Surabaya dan Sidoarjo", ujar perempuan berkerudung ini.

Pada tahun 2017, dilaporkan 529 kematian ibu dan 3.234 kematian di Jawa Timur. "Kabupaten Jember merupakan kabupaten dengan jumlah kematian ibu dan bayi terbesar di Jawa Timur. Kematian ibu hamil dapat terjadi saat kehamilan, persalinan, maupun pasca persalinan", ungkap Purwadi.

Hipertensi pada kehamilan dan pendarahan menjadi dua penyebab utama kematian di Jawa Timur.

Purwadi menjelaskan, permasalahan dalam bidang kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya dengan melakukan perbaikan di sektor kesehatan. Hal ini menunjukkan pentingnya kontribusi seluruh sektor terkait dalam upaya menurunkan kematian ibu dan bayi. (ff)

Berita Populer