SurabayaPagi.com, Surabaya - Nama Abdul Azwar Anas menang kerap kali di gagang-gadang salah satu kandidat calon kuat Pikada Jawa Timur 2018. Dalam safari Politik Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDPI ) ke Jawa Timur untuk melakukan konsolidasi dalam menjarik kandidat Pilgub mendatang.
Dalam pertemuan Bertempat di Gedung Graha Amukti Praja Bandara Juanda Megawati mengadakan dialog tertutup dengan sejumlah tokoh penting Jawa Timur.
Tampak di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, serta pakar politik Unair Hariyadi dan tidak ketinggalan Bupati Banyuawangi Abdul Azwar Anas.
Namun Azwar Anas tidak mengaku bahawa itu merupakan sebuah pertemuan untuk menentukan kandidat Pilgub Jatim, Dalam pertemuan dengan Megawati Soekarno Putri merupakan sebuah pertemuan biasa yang di undang oleh Sekjen PDIP.
" Saya itu diundang pak Sekjen, dalam pertemuan tadi dengan bu Mega tidak ada pembicaraan yang khusus ( Pembicaran terkair kandidat pilgub) hanya bicara biasa," ungkapnya kepada Media disela-sela makan siang di Kediaaman Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Anas mengaku, tidak ada pembicaran terkait siapa yang akan dipilih oleh Megawati kandidat yang akan maju di Pilgub Jatim ini. " Belum ada, kita hanya bicara biasa. hanya pertemuan kepala Daerah saja," ungkapnya.
Namun Saat ditanya terkait diri untuk maju ke Pilgub Azwar Anas masih terkesan malu-malu. " Saya tidak, tidak lah, masih belom ada pembicaran kesitu," katanya.
Azwar Anas mengatakan, dalam pertemu itu sejumlah kepala daerah di Jawa Timur dikumpulkan oleh Megawati untuk mengelaborasikan para kepala daerah.
"Sehingga bisa tercipta gotong-royong antar daerah. Era kompetisi antar daerah sekarang sudah usang, sekarang eranya gotong royong sebagai manifestasi dari perwujudan Pancasila," ujar Anas di sela-sela pertemuan.
Menurut Anas, gotong royong ini penting untuk membangun daerah dan Indonesia. "Satu daerah dan daerah lain bisa saling belajar, berbagi, dan bekerja untuk mewujudkan Tri Sakti yg dicita-citakan Bung Karno. Ada Bupati Ngawi Pak Kanang, Walikota Batu, bupati Trenggalek, Nganjuk, walikota Probolinggo, wakil walikota Pasuruan, dan banyak lagi, kita semua saling belajar," papar Anas.
Dalam kesempatan itu, Anas juga memuji kiprah Walikota Risma yang berhasil memimpin Surabaya. Anas mengaku terinspirasi dari Risma.
"Bu Risma adalah bagian dari inspirasi untuk mewujudkan gotong royong antar daerah tersebut, kita bisa lihat bagaimana beliau menata kota Surabaya ini," kata Anzwar Anas.
"Karena kita semua, bukan hanya di Jatim, bukan hanya di Indonesia, tapi bahkan publik dunia sudah mengakui kehebatan beliau. Kita harus mengambil inspirasi dari beliau," kata Anas yang mengaku disuguhi bebek goreng dengan sayur kemangi segar oleh Risma.
Anas juga menyampaikan, dia akan mengirim bibit durian merah khas Banyuwangi ke Walikota Risma dengan harapan bisa ditanam di taman yang ada di Surabaya.
"Ini sebagai tanda kesiapan bergotong royong membangun daerah bersama, sekaligus bisa jadi obat kangen warga Banyuwangi yang ada di Surabaya," kata dia. Alq
Editor : Redaksi