SURABAYAPAGI.com, Gresik - Hujan gerimis mulai mengguyur sebagian daerah di Kabupaten Gresik, sejak dua hari terakhir.
Selasa (26/9), daerah yang diguyur gerimis sebagian di wilayah Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik. Di daerah ini meski hanya diguyur gerimis sekitar satu jam, namun sejumlah ruas jalan langsung berubah menjadi becek.
Diantaranya Jalan Harun Tohir, Pulopancikan dan Jalan RE Martadinata, Desa Lumpur. Meski gerimis sudah reda, namun akses di dua jalan ini, masih becek berlumpur. Ini terjadi akibat kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan parah sehingga saat hujan turun, praktis langsung berubah menjadi kubangan.
"Diguyur gerimis saja sudah jadi begini. Apa lagi kalau hujan deras", ujar sejumlah warga Jalam Harun Tohir, Selasa (26/9).
Kerusakan jalan kabupaten ini semakin parah, diduga kuat akibat truk angkutan batu bara milik PT Gresik Jasatama. Pasalnya, angkutan truk yang aktivitasnya relatif padat di pelabuhan Pelindo III Cabang Gresik, adalah truk pengangkut batu bara.
"Yang banyak keluar masuk dari area Pelindo, ya angkutan batu bara milik Jasatama. Bahkan sebelum ada gerimis, kita disini disapu debu batu bara," kata Kholik dan Ponijam, warga Jalan RE Martadinata.
Tentang perbaikan jalan yang rusak di wilayah ini, sebelumnya Kepala KSOP Gresik, menyanggupi akan mengkoordinir pengusaha untuk patungan melakukan perbaikan. Tapi faktanya, hingga kini hal itu belum tampak ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan.
Begitu pula dengan perusahaan batu bara yang beraktivitas di daerah tersebut juga belum terlihat kepeduliannya dan itikad baiknya untuk memperbaiki jalan tersebut.
"Kita warga disini, was-was saja. Karena musim hujan tampak tapi jalan belum diperbaiki. Kasihan warga sekitar menghadapi kondisi buruk seperti ini," terang Ponijam. Mis
Editor : Redaksi