Menteri Luar Negeri Saudi untuk Urusan Teluk, Thamer al-Sabhan menyatakan, langkah yang diambil oleh Amerika Serikat (AS) tidaklah cukup. Dia mengajak dunia internasional untuk bersatu dalam melawan Hizbullah, baik itu melawan secara langsung, atau melawan pengaruhnya. RIYADH, Mohammed Jaber.
Sabhan menyampaikan pujian terhadap langkah terbaru AS terkait dengan Hizbullah. Sebelumnya, AS telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Hizbullah.
"Sanksi AS terhadap milisi di Libanon bagus, tapi solusi untuk mencapai perdamaian dan keamanan regional adalah tugas aliansi internasional untuk menghadapi mereka dan sekutu mereka," kata Sabhan merujuk pada Hizbullah, seperti dilansir Al Arabiya.
Seperti diketahui, Komite Hubungan Luar Negeri AS menyerahkan dua dokumen baru pada Kamis yang memperketat sanksi terhadap organisasi Hizbullah. Dokumen sanksi pertama menargetkan orang asing yang memberikan dukungan kepada sejumlah organisasi kunci Hizbullah, baik dalam bidang keamanan, hubungan luar negeri, dan media Hizbullah.
Sedangkan dokumen kedua menjatuhkan sanksi pada siapa saja yang menggunakan perisai manusia dalam Perang Israel-Libanon pada 2006, atau sesudahnya dan dalam dokumen tersebut disebutkan sejumlah nama pemimpin senior Hizbullah. 06
Editor : Redaksi