SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Lonjakan jumlah pasien terjangkit virus corona tidak hanya dialami di tingkat nasional, namun juga terjadi di Kabupaten Gresik. Bahkan kenaikannya dibilang cukup dahsyat, karena yang terpapar sampai 8 orang.
Dengan penambahan pasien baru yang terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Gresik hingga kini sudah mencapai 59 orang.
Baca juga: GAPEKNAS Gresik Aktif Kembali, Pengurus Baru Siap Perkuat Kontraktor Lokal
Pasien konfirmasi positif Covid-19 pada Senin (18/5) ini didominasi warga dari Kecamatan Memganti. Ada 7 orang warga kecamatan yang berbatasan dengan Kota Surabaya itu hasil swab test-nya dinyatakan positif.
Ke-7 warga Kecamatan Menganti berasal dari Desa Putat Lor sebanyak 1 orang; Desa Pelemwatu 1 orang; Desa Sidowungu 4 orang, dan Desa Laban 1 orang.
Sementara seorang pasien lagi yang terkonfirmasi positif hari ini adalah warga Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik.
Kabaghumas dan Protokol Setkab Gresik Reza Pahlevi dalam pers rilisnya menyebutkan bahwa ke-8 pasien baru tersebut sebelumnya berstatus OTG (orang tanpa gejala).
Baca juga: Imbas Viral ODGJ BAB Sembarangan, Alun-Alun Gresik Sepi Pedagang dan Pembeli
"Mereka semua OTG yang merupakan kontak erat dengan pasien konfirmasi positif," tulis Reza dalam rilisnya kepada para awak media, Senin petang (18/5).
Sedang dari hasil tracing menyebutkan bahwa 4 pasien diketahui dari klaster pabrik rokok Sampoerna Surabaya, sementara 4 lainnya berasal dari klaster pedagang ayam Desa Sidowungu, Menganti.
Konon, tiga pasien klaster pedagang ayam itu terdiri dari seorang ibu dan dua anaknya.
Baca juga: Belajar Kelola Sampah, Murid SD Almadany Kunjungi TPA Ngipik
Dengan bertambahnya 7 pasien konfirmasi positif asal Kecamatan Menganti maka jumlahnya sudah mencapai 19 orang. Kini, Menganti menjadi zona merah sebaran Covid-19 di Gresik yang paling tinggi di banding wilayah kecamatan lainnya.
Sementara Kecamatan Gresik yang sebelumnya hanya dengan seorang pasien Covid-19, kini menjadi 2 orang. did
Editor : Moch Ilham