Jualan Telur Hasilnya Untuk Sedekah, Polisi Ini Terima Hadiah Umroh

surabayapagi.com
Aipda Purnomo saat menerima hadiah umroh dari Kakorlantas Polri, Irjen Drs istiono MH yang diserahkan oleh Dirlantas Polda Jatim, Budi Indra Dermawan. FOTO:SP/IST

SURABAYA PAGI, Lamongan - Apapun bentuk sedekah kalau dilakukan dengan ikhlas, maka kebaikan akan selalu datang. Tak terkecuali seperti yang dirasakan oleh Aipda Purnomo.

Polisi yang bertugas di satuan Lalu lintas Polsek Babat Lamongan ini, barusan dapat apresiasi dari Kakorlantas Polri dengan menerima hadiah umroh bersama istrinya, karena kegiatan sosial selama ini cukup menginspirasi bagi masyarakat.

Hadiah umroh diberikan oleh polisi yang gemar bersedekah ini, dan diserahkan oleh Dirlantas Polda Jatim, di Halaman Mapolda pada , Rabu (22/7/2020).

"Penghargaan diberikan langsung oleh Bapak Kakorlantas Polri, Irjen Drs istiono MH yang diberikan oleh Bapak Dirlantas Polda Jatim, Budi Indra Dermawan dan oleh Bapak Dirlantas Polda Jatim dapat penghargaan juga berupa umrah gratis," ungkapnya.

Tiket gratis umroh dari Kakorlantas Mabes Polri melalui Polda Jatim untuk Purnomo, sedangkan istrinya mendapat hadiah umrah gratis dari Kapolres Lamongan, AKBP Harun." Kami bisa bersama menunaikan ibadah umrah," kata Purnomo.

Penghargaan yang diberikan kepadanya itu, menurut Purnomo, sebagai apresiasi atasannya atas kegiatan sedekah telur yang sudah bisa mengajak dan berbagi masyarakat karena dampak pandemi Covid-19.

Selama ini kata Purnomo, aksi beramalnya itu disalurkan dalam bentuk bedah rumah, pembuatan MCK, pemberian sepeda kepada anak yatim dan juga memberikan bantuan telur masing-masing 5 kg ke 21 warga miskin di tengah pandemi Covid-19.

Diungkapkannya apa yang sudah ia lakukan sebenarnya adalah sekedar berbagi dengan sesama. Ia juga bersyukur jika apa yang dilakukan juga bisa menginspirasi yang lain untuk terus berbuat baik, apalagi di tengah pandemi virus Corona yang masih mengancam.

"Alhamdulillah, semoga apa yang kami lakukan bisa menginspirasi yang lain untuk terus berbagi kebaikan ke sesama," katanya.

Menurut Punomo, penjualan telur tersebut tidak dilakukan sendiri tapi bersama dengan rekan-rekannya yang tergabung dalam Yayasan Berkas Bersinar dan dilakukan di beberapa titik. "Semua hasil penjualan telur akan kami sedekah seluruhnya," katanya.

Ia berjualan telur di pinggir jalan di depan Pos Polisi Pasar Babat dengan memanfaatkan mobil pribadinya untuk menempatkan barang jualannya. Purnomo berjualan telur ketika sedang libur atau sedang tidak berdinas.

Tak hanya menjual telur, Purnomo juga membagikan telur ayam kampung tersebut ke warga miskin secara gratis. "Siapapun yang membeli telur ayam kampung kami seharga Rp 1.700 secara otomatis langsung ikut bersedekah sebesar Rp 200," ujarnya.

Telur ayam kampung yang dijual, terang Purnomo, ia dapat dari Sidoarjo seharga Rp 1.500 per butir. Sekali kulakan di Sidoarjo, Purnomo bisa membeli telur sebanyak 300 kilo jir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru