SURABAYAPAGI.com, Gresik - Seorang petambak di Gresik tewas mengenaskan setelah ditabrak kereta api (KA) Maharani jurusan Surabaya - Jakarta yang sedang melintas di jalur KA pantura Duduksampeyan, Senin pagi (3/8).
Korban bernama Muhibbin (45), warga Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan.
Baca juga: Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Dari informasi di lapangan, menyebutkan bahwa sekitar pukul 6.30 korban terlihat oleh beberapa saksi mata sedang mengangkut ikan dari tambak yang sedang panen.
Baca juga: Wapres Tinjau Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi SIG di Tuban
"Korban akan menyeberang dari sisi utara ke selatan menggunakan sepeda motor Yamaha King warna hitam dengan nopol W 2613 KK. Disitu juga ada perlintasan rel kereta api dua jalur tanpa palang pintu," ucap seorang warga di sekitar TKP.
Namun diluar perkiraan korban, saat itu KA Maharani melintas dengan kecepatan tinggi dan menyambar motor korban hingga terpental ke arah barat sejauh kurang lebih 10 meter. Korban pun tewas seketika di tempat kejadian.
Baca juga: Liga Surabaya Jeda, WCP Pasopati Matangkan U-10 di Ramadhan Menuju Bali 7s 2026
Petugas PJKA bersama anggota Polsek dan Koramil Duduksampeyan selanjutnya membawa jenazah korban ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan otopsi. did
Editor : Redaksi