SURABAYAPAGI.com, Gresik - Seorang petambak di Gresik tewas mengenaskan setelah ditabrak kereta api (KA) Maharani jurusan Surabaya - Jakarta yang sedang melintas di jalur KA pantura Duduksampeyan, Senin pagi (3/8).
Korban bernama Muhibbin (45), warga Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan.
Baca juga: Cemburu Baca Chat Mesra, Wanita Asal Sememi Bacok Tunangannya hingga Tewas
Dari informasi di lapangan, menyebutkan bahwa sekitar pukul 6.30 korban terlihat oleh beberapa saksi mata sedang mengangkut ikan dari tambak yang sedang panen.
Baca juga: Laporan Dihentikan, Selisih Tanah Tak Terjawab: Ke Mana Korban Harus Mengadu?
"Korban akan menyeberang dari sisi utara ke selatan menggunakan sepeda motor Yamaha King warna hitam dengan nopol W 2613 KK. Disitu juga ada perlintasan rel kereta api dua jalur tanpa palang pintu," ucap seorang warga di sekitar TKP.
Namun diluar perkiraan korban, saat itu KA Maharani melintas dengan kecepatan tinggi dan menyambar motor korban hingga terpental ke arah barat sejauh kurang lebih 10 meter. Korban pun tewas seketika di tempat kejadian.
Baca juga: Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik
Petugas PJKA bersama anggota Polsek dan Koramil Duduksampeyan selanjutnya membawa jenazah korban ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan otopsi. did
Editor : Redaksi