Penutupan Perpusnas BK Diperpanjang Hingga 4 Januari 2021

surabayapagi.com
Perpustakaan Nasional Bung Karno yang kembali ditutup akibat terpapar Covid-19. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Penutupan Perpusnas BK diperpanjang sampai 4 Januari 2021 sebagai upaya dan tindakan antisipasi penularan klaster Covid-19 dikarenakan adanya tambahan 10 pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 hasil tes swab massal kepada pegawai Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Bung Karno yang diterima secara bertahap, Selasa (15/12/2020).

"Sebagai tindakan antisipasi agar paparan tidak meluas, maka penutupan Perpusnas BK kami perpanjang sampai 4 Januari 2021," tegas Humas Perpus Bung Karno, Ardha Bryan.

Baca juga: Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Sebelumnya, dari hasil tes swab tersebut di tahap kedua sudah ada sebanyak tujuh pegawai diambil tes swab, tahap ketiga 62 pegawai dan tahap keempat 10 pegawai.

Sebelumnya, destinasi wisata yang lokasinya di dalam kompleks Makam Bung Karno (MBK) ini telah ditutup tiga hari. Ini karena ada tujuh pegawainya yang terlebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19.

"Barusan kami terima hasilnya, ada tambahan 10 pegawai kami yang positif Corona. Jadi jumlah sementara yang terpapar 17. Semoga saja tidak ada tambahan," papar Ardha.

Baca juga: Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Dari 10 pegawai tersebut salah satunya merupakan warga kabupaten. Sementara yang sembilan tercatat sebagai warga Kota Blitar. Siang ini, Ardha mengaku masih menghubungi pegawainya yang hasil swab positif untuk bersiap menuju gedung isolasi Pemkot Blitar.

"Semua orang tanpa gejala. Yang menderita flu, hasil swabnya malah negatif semua. Selama ini mereka dan keluarganya isolasi mandiri di rumah masing-masing," imbuhnya.

Dengan kondisi asimptomatik ini, Ardha akan melaporkan dan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Blitar terkait lokasi isolasi mereka dan proses tracing kepada keluarganya.

Baca juga: Pria di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Jambu

Dengan penutupan Perpusnas BK ini, maka peziarah di Makam Bung Karno (MBK) dialihkan pintu masuknya. Jika biasanya masuk melalui selatan tepat di pintu masuk Perpusnas BK. Sekarang dialihkan ke pintu yang berada di depan MBK.

Walaupun lokasi destinas wisata ini satu areal di zona merah, namun Pemkot Blitar belum merencanakan penutupan MBK. Ribuan peziarah datang dari berbagai wilayah di Indonesia setiap harinya. Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan, masih akan menggelar rapat koordinasi terkait hal ini secepatnya. Dsy10

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru