Terapkan PPKM, Mall di Gresik Tutup Jam 19:00 WIB

surabayapagi.com
Suasana sepi Mall di Gresik selama Corona. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Gresik dan sekitarnya. Maka diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Gresik secara kondusif. Terutama pada Mall di Gresik sebagai salah satu tempat yang ramai pengunjung, Selasa (12/1/2021).

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Wakil Bupati Gresik M Qosim serta Dandim 0817 Letkol (Inf) Taufik Ismail sidak ke Icon Mal, yang berada di Jalan Dr Wahidin SHD dan Gress Mall di Jalan Sumatra.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Dua mall tersebut tertib tutup pada pukul 19.00 WIB. Itu sesuai dengan Pergub No 1 Tahun 2021 tentang PPKM, untuk pengendalian Covid-19 di Gresik.

"Alhamdulillah keliling bersama Forkopimda, sudah tertib dan sudah tutup. Semuanya mematuhi surat edaran dari bupati dan gubernur. Sekaligus pedoman PPKM dari Mendagri," kata Arief Fitrianto.

Arief menegaskan, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Gresik No 1 Tahun 2021, pusat perbelanjaan harus tutup pada pukul 19.00 WIB. Menurutnya, selama sidak di mal seluruh tenant sudah mentaati aturan soal kapasitas, yakni 25 persen dari kapasitas tempat.

Baca juga: GAPEKNAS Gresik Aktif Kembali, Pengurus Baru Siap Perkuat Kontraktor Lokal

"Kami keliling semuanya sudah mentaati. Bahkan di Gress Mal tadi pukul 19.00 WIB juga sudah gelap," ungkap Arief.

Meski berjalan sesuai aturan, Arief menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara ketat bersama Pemkab Gresik dan juga TNI.

"Untuk pengawasan selanjutnya tetap kita intensifkan untuk operasi yustisi, maupun penegakan Pergub Nomor 22 Tahun 2020. Bahwa kegiatan masyarakat jam 21.00 WIB berhenti dan jam 22.00 WIB sudah tidak ada kegiatan masyarakat di luar," lanjut Arief.

Baca juga: Imbas Viral ODGJ BAB Sembarangan, Alun-Alun Gresik Sepi Pedagang dan Pembeli

Tidak hanya itu, pihaknya bersama TNI dan juga Pemkab Gresik akan menindak kerumunan pada saat jam yang sudah ditentukan. Pihaknya akan melakukan rapid antigen kepada pelanggar protokol kesehatan.

"Kalau nanti ada yang berkerumun dan mencurigakan langsung nanti lakukan rapid antigen," pungkas Arief. Dsy11

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru