SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Senin (3/5/2021) kemarin, aplikasi pesan WhatsApp dihebohkan sebuah video yang menampilkan seorang pria memaki-maki dan mengumpat pengunjung Pakuwon Mall Surabaya yang menggunakan masker.
Baca juga: Viral! Sejumlah Kuda di Wisata Bromo Disulap Bak Unicorn Warna-warni, Kena Cibiran Netizen!
Video yang hanya berdurasi 35 detik itu, Senin (3/5/2021) langsung menjadi viral. Bahkan, kini Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung akan melakukan penyelidikan dan pengusutan seorang pria.
Dalam video berdurasi 35 detik itu, tampak seorang pria berkacamata sedang menggendong anaknya. Sambil merekam, ia mengumpat pengunjung mal yang menggunakan masker.
"Gak pakai masker ya dik ya, orang-orang tolol ini lihat. Kenapa anda tolol sekali," ujar pria tersebut dalam video dilihat redaksi Surabaya Pagi, Senin (3/5/2021).
"Nggak pake masker jadinya kan. Orang-orang tolol nih lihat. Kenapa anda tolol sekali. Wong (orang) goblok, wong goblok. Wong congok-congok (bodoh) iki nggawe (pakai) masker goblok," ucap pria tersebut sambil mengarahkan videonya ke para pengunjung Pakuwon Mall yang memakai masker.
Baca juga: Mafia Tanah di Surabaya, Bermetafora
Diduga, video itu diambil saat Sabtu (1/5/2021), suasana libur akhir pekan kemarin. Terlihat, kepadatan Pakuwon Mall pada Sabtu itu sungguh padat.
Video itupun dibenarkan Commercial Director PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi membenarkan bila peristiwa itu terjadi di Pakuwon Mall Surabaya barat. "Betul, (video) itu di Pakuwon Mall," jelas Sutandi, kepada Surabaya Pagi, Senin (3/5/2021).
Sutandi menegaskan, seluruh pengunjung mal harus menerapkan prokes ketat. "Di Pakuwon, seluruh pengunjung masuk menggunakan masker dan prokes ketat. Mulai harus cuci tangan, melalui bilik ultra violet serta dicek suhu tubuhnya serta wajib masker," kata Sutandi.
Sedangkan, menurut Sutandi, video itu saat ini sedang ditelusuri oleh pihak kepolisian. Karena menurut Sutandi, pria dalam video berdurasi 35 detik itu dianggap sebagai provokator. "Saat ini sedang ditelusuri Polrestabes (Surabaya) untuk dicari orangnya itu. Provokator itu," jawab Sutandi, kepada Surabaya Pagi, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos
Menurut Sutandi, pria itu dicari kepolisian bukan karena laporan pihak Pakuwon Mall. "Oh tidak, kami tidak melaporkan. Tapi kami dapat info dari Polrestabes. Itu kan memang mengganggu kepentingan umum," tegasnya.
Namun Sutandi mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan peristiwa itu terjadi. Dirinya tahu setelah video tersebut viral di media sosial.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian membenarkan bahwa timnya sedang menyelidiki peristiwa tersebut. "Kami melakukan penyelidikan setelah video tersebut viral di media sosial," jelas Oki, Senin (3/5/2021). fm/cr2/rmc
Editor : Moch Ilham