SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Koalisi Seniman Surabaya menuntut pembongkaran konspirasi dan indikasi penyimpangan anggaran oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur di depan Gedung Grahadi, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Perfomance yang dilakukan para seniman tersebut mengusung tema Surabaya Gugat dengan mengirim parsel sampah plastik di pagar, sebagai bentuk protes kinerja Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang baru, Sinarto.
Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli
Seniman menganggap, Kepala Dinas di era kepemimpinan Gubernur Khofifah tersebut melecehkan seniman dan budayawan Surabaya karena memposisikan sebagai kaum dhuafa atau pengemis yang cukup disantuni dengan uang senilai bantuan pada fakir miskin dan sembako ala kadarnya, Minggu (9/5/2021).
Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan
Koordinator Aksi Surabaya Menggugat, Slamet Gaprak mengatakan pada tahun-tahun sebelumnya para seniman dan budayawan mendapat tempat terhormat bersama Gubernur Jawa Timur.
Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog
Atas rekomendasi Dewan Kesenian Kota Surabaya, para Seniman juga mendapatkan tali asih yang anggarkan dalam APBD. Hal itu sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian Gubernur atas dedikasi dan prestasi serta kontribusi dalam pemajuan Jawa Timur. Pa
Editor : Redaksi