Bahaya Bagi Kesehatan, Dokter Zaidul Akbar Himbau Stop Makan Sosis

surabayapagi.com
Sosis, salah satu daging olahan makanan cepat saji. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Makanan cepat saji daging olahan seperti sosis, daging asap, kornet, memang praktis dan nikmat untuk disantap. Namun sebaiknya jangan dijadikan menu harian karena tinggi kandungan lemak jenuh di dalamnya.

Dalam sebuah tayangan video, dr. Zaidul Akbar mengimbau masyarakat untuk tidak lagi mengkonsumsi sosis. Alasannya karena sosis akan berubah menjadi radikal bebas saat proses pembuatannya yang akan berdampak buruk bagi tubuh.

Baca juga: Macetnya Surabaya, tak Separah Bandung dan Jakarta

Larangan ini disampaikannya dalam sebuah video yang diunggah di YouTube Jurus Sehat Rimpang, Kamis, 20 Mei 2021.

Di dalam daging olahan sering kali mengandung aditif dan bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes tipe 2. Selain itu juga mengandung nitrit yang adalah pengawet yang menghasilkan senyawa potensial penyebab kanker, terutama kanker kolorektal.

"Sosis ini dasarnya apa, dari daging. Tapi ketika dia sudah diolah dengan bahan-bahan aditif sintetik, maka sosis ini akan kehilangan pair elektronnya," ujarnya.

"Elektron pasangannya. Bahasa singkatnya dia akan menjadi radikal bebas," ujarnya, Kamis (10/5/2021).

Tak hanya sosis, daging yang tidak diproses juga dimintanya untuk tidak dikonsumsi.

"Kalau Anda mau makan daging, makan daging. Jangan makan sosis. Sebab apa? Dalam sini (sosis) ada apa? Ada tepung, ada pengawet, ada pelunaknya," kata dia.

Semakin banyak mengonsumsi sosis, maka proses oksidasi dan inflamasi, akan semakin banyak terjadi di dalam tubuh.

Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus

Serta seiring berjalannya waktu, akan mulai muncul keluhan-keluhan di tubuh.

Resiko lainnya, mengacu pada sebuah studi bulan Maret di The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi daging merah olahan dapat menjadi faktor risiko demensia, meningkatkan lemak tubuh, tekanan darah, dan tingkat peradangan.

Berikut cara pembuatan Sosis Ayam, dalam pembuatannya membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut: daging ayam giling 600 gram, gula pasir secukupnya, garam secukupnya, merica bubuk 1 sdt, selongsong plastik sosis, es serut 150 gram, air es secukupnya, bawang putih bubuk 1 sdt, tepung tapioka 4 sdm, putih telur 1 butir, air 2 liter

Pertama, daging ayam yang telah digiling dicampur dengan sebagian es yang telah diserut, dan garam halus. Aduk-aduk sampai adonan merata.

Baca juga: Tekan Penyebaran Wabah DBD, Pemkab Bangkalan Gencar Berantas Sarang Nyamuk

Lalu tuangkan sedikit minyak, aduk lagi sampai rata, tambahkan gula, lada, ketumbar, bawang putih, tepung sagu, putih telur, dan es serut yang masih tersisa. Aduk hingga adonan kesat dan merata.

Setelah itu masukkan adonan ke piping bag atau plastik berbentuk segitiga, kemudian semprotkan ke dalam casing sosis setelah itu ikat bagian bawah, buat ikatan tiap 10 cm menggunakan benang.

Siapkan air yang akan dididihkan, diamkan selama 1 menit, kemudian masukkan sosisnya, tunggu kira-kira waktu 20 menit, masak dengan menggunakan api paling kecil agar sosis tidak pecah.

Jika sudah, angkat sosisnya kemudian sosis dimasukkan ke dalam air es, diamkan beberapa saat agar bentuknya tidak berubah. Kemudian angkat sosis dan tiriskan, potong masing-masing ujung sosis, masukkan ke dalam wadah yang tertutup kemudian simpan dalam freezer. Dsy1

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru