Pemkot Surabaya Siapkan Aplikasi Online Produk UMKM

surabayapagi.com
Wali Kota Eri Cahyadi berjanji membuat sistem berbasis aplikasi untuk pemerataan penjualan produk UMKM. SP/PEMKOT SURABAYA

SURABAYAPAGI, Surabaya - Usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu ujung tombak perekonomian di Kota Surabaya. Pemerintah Kota (Pemkot)Surabaya mengajak pelaku UMKM   untuk terus bangkit, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian kota. Untuk itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berjanji akan membuatkan sistem berbasis aplikasi untuk pemerataan penjualan produk UMKM, khususnya di lingkup Pemkot Surabaya.

Sistem yang dibuat akan menghubungkan seluruh pelaku UMKM dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Surabaya. "Sehingga nanti terlihat UMKM mana saja yang seringkali dibeli oleh OPD. Agar lebih merata mana saja yang barangnya belum terjual,” kata Eri, Minggu (23/5).

Baca juga: Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen pada 2025, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota

Eri menjelaskan, dalam sistem tersebut OPD juga dapat memesan secara online produk apapun yang dijual pelaku UMKM. Eri pun mewajibkan pegawai di lingkup Pemkot Surabaya untuk membeli produk UMKM untuk memenuhi kebutuhan dinas. Seperti konsumsi untuk rapat, baju batik yang dikenakan setiap Kamis, dan sebagainya.

Baca juga: Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA saat Lebaran

“Insya Allah ke depan pelajar akan mengenakan sepatu sekolah buatan UMKM. Kemudian seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dijahitkan di UMKM. Sehingga semuanya dapat tersentuh,” ujarnya.

Eri juga meminta agar pelaku UMKM melaporkan omzetnya secara detail dan berkala setiap bulan. Laporan itu menjadi penting agar pendapatan yang diperoleh bisa merata untuk pelaku UMKM lainnya. 

Baca juga: Dongkrak Pertumbuhan UMKM, Diskopindag Lumajang Gelar Bazar Murah Ramadhan Kareem

"Contoh UMKM A pendapatannya di Bulan Juni sekian, kemudian UMKM B dinilai sangat kecil. Maka kita akan support yang belum laku itu agar terjual semuanya,” kata dia.nt/na

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru