Pemkot Probolinggo Gelontorkan Rp 1,4 M Bansos

surabayapagi.com
Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin secara simbolis memberikan bansos kepada perwakilan warga.

SURABAYAPAGI, Probolinggo - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelontorkan anggaran Rp 1,4 miliar bagi masyarakat dengan kemasan bantuan sosial.

Diharapkan bantaun tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan penanganan pandemi covid-19 di kota Probolinggo.

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Probolinggo Melonjak Rp60 Ribu Jelang Bulan Ramadhan

Bansos itu diserahkan langsung Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin secara simbolis kepada perwakilan warga miskin di hari pertama untuk tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kedopok 344 KK, Kecamatan Wonoasih 412 KK, dan Kecamatan Kademangan 732 KK. Setiap KK mendapat uang tunai Rp 200 ribu.

Kepala Dinas Sosial dan PPPA Kota Probolinggo Rey Suwigtyo mengatakan, jika pemkot memberikan perhatian dengan memberikan pelayanan kepada masyarakatnya yang masih terdampak Covid-19.

Baca juga: Tingkatkan Transparansi Tepat Sasaran, Pemkab Pacitan Terapkan Pelabelan Rumah KPM Mulai 1 Januari 2026

Terutama masyarakat yang tidak menerima bantuan PKH, sosial pangan, sosial tunai, dan bantuan lain dari Provinsi Jawa Timur.

Sumber dana APBD Kota Probolinggo dibagikan ke warga di 29 kelurahan, 5 kecamatan senilai Rp 1,4 M. “Data penerima telah kami verifikasi, kemarin sempat ada yang ganda, insyaAllah ini (data terbaru) sudah sesuai harapan untuk warga kota, sesuai BDT (Basis Data Terpadu) dan Kartu Pendalungan,” jelas Tiyok, sapaan Kepala Dinsos PPPA, Minggu (23/5).

Baca juga: Ratusan Warga Sumokembangsri Terima Bansos Beras dan Minyak Goreng

Wali Kota Habib Hadi mengatakan, pemkot mencari warga yang terlewat dari porgram bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Bantuan dari APBD Kota Probolinggo ini adalah bentuk ikhtiar untuk menyempurnakan bantuan pemerintah untuk masyarakatnya.

“Manfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan utama Bapak dan Ibu. Jika tidak digunakan untuk yang bermanfaat, maka apa yang dilakukan pemerintah tidak ada gunanya. Kami berupaya membantu meringankan beban dalam kondisi pandemi seperti yang kita alami saat ini,” terang Habib Hadi.

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru