SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mayoritas penderita long Covid-19 adalah pria. Salah satu penyebabnya, pria memiliki kebiasaan merokok dan penyakit jantung akan lebih mudah mengalami long Covid. Gejala yang paling banyak ditemukan yaitu kelelahan kronis, sesak napas, berdebar-debar yang terkait dengan jantung, nyeri sendi, nyeri otot, dan gangguan psikologis, termasuk depresi pascacovid-19.
"Tentang gender, rupanya laki-laki. Salah satu faktor utamanya yaitu kebiasaan merokok itu juga ikut memberatkan gejala terhadap adanya infeksi Covid-19," katanya, Kamis (3/6/2021).
Baca juga: Satlantas Polres Blitar Kota Gelar Check Point, Tes Kesehatan Awak Angkutan Umum di Terminal Patria
Jika dilihat dari kelompok umur, mayoritas penderita long Covid-19 merupakan lansia dengan komorbid. Misalnya, lansia memiliki komorbid jantung dan paru.
Gejala lainnya berupa nyeri sendi dan nyeri otot, gangguan perut, hingga gejala perasa atau pembau. Bahkan sejumlah pasien merasakan gangguan psikologis berupa depresi setelah sembuh dari Covid-19. Lebih lanjut dia mengatakan gejala long Covid-19 itu bisa disembuhkan. Caranya dengan terapi pengobatan selama berbulan-bulan.
Baca juga: Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026
Menurut Dr. dr. Agus Dwi Susanto SpP(K), Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia mengatakan bahwa gejala tersebut muncul berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bisa menetap.
Long Covid, menurut Agus, bukan disebabkan oleh virus yang masih menetap. “Virusnya sendiri sudah hilang begitu orang dinyatakan negatif Covid,” katanya. “Dalam kedokteran, hal seperti ini disebut sequelae, yaitu gejala sisa yang dirasakan oleh pasien yang sudah sembuh.”
Baca juga: Dipicu Faktor Musim Hujan, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Ternak Warga
Meski begitu, tak menutup kemungkinan long Covid-19 menyerang mereka yang tanpa penyakit penyerta. "Banyak yang belum kita ketahui, tetapi beberapa populasi tanpa komorbid dan faktor risiko bisa mengalami long Covid-19," kata Agus.
Hingga saat ini, belum diketahui penyebab utama munculnya long Covid-19. Namun, kata Yahya, long Covid-19 disinyalir disebabkan sejumlah hal, di antaranya gaya hidup tidak sehat, komorbid dan kejiwaan tidak stabil. Dsy14
Editor : Redaksi