Santri Ponpes Terpeleset Jatuh ke Jurang

surabayapagi.com
Petugas saat melakukan olah TKP di tempat kejadian.

SURABAYAPAGI.COM, Magetan - Diduga terpeleset, seorang santri pondok pesantren ditemukan tewas di dalam jurang dengan kedalaman 30 meter.

Korban diketahui identitasnya bernama M Fatir Alfarizi (17), santri di salah satu ponpes di Magetan. Sementara korban sendiri berasal dari Kidrap Sulawesi Selatan.

Baca juga: Biadab! Santri Hamil Dinikahkan dengan Santri Senior

“Korban diduga kurang hati-hati lalu terpeleset ke jurang sedalam 30 meter,” kata Kapolsek Parang AKP Suyono, Minggu (6/6).

“Rekan korban baru mengetahui kejadian tersbeut hari ini dan langsung meminta pertolongan,” imbuhnya.

Baca juga: Khofifah Perjuangkan Pelurusan Sejarah Peran Kiai dan Santri dalam Pertahankan NKRI

Proses evakuasi korban memakan waktu satu jam karena medan yang sulit dan jurang yang dalam dan curam. Bahkan petugas harus membuat rakit dari bambu dan jirigen untuk evakuasi korban karena dalamnya sungai.

Menurutnya, pada saat terjatuh kepala korban terlebih dahulu membentur bebatuan dan cadas di bawah dan tidak diketahui rekan-rekan korban hingga dinihari tadi. “Selain luka di kepala, kemungkinan meninggalnya korban juga akibat lambat tertolong,” jelasnya.

Baca juga: Hari Santri Nasional 2024: Gus Hans Soroti Minimnya Bantuan dan Regulasi untuk Pesantren

Kapolsek Parang menuturkan, karena korban tercatat sebagai santri Ponpes Al-Fatah Temboro jarak jauh cabang Parang. Santri tersebut akan dimakamkan di Ponpes Temboro. “Penyebab kematian korban murni akibat kecelakaan, kurang hati-hati dan terpeleset jatuh ke jurang sedalam 30 meter,” tandasnya.

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru