Diduga Melebihi Muatan, Truk Tebu Terguling Masuk Sungai Sopir Kritis

surabayapagi.com
Kondisi truk gandeng yang terguling masuk sungai. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Diduga melebihi tonase muatan, sebuah truk gandeng bermuatan tebu terguling masuk sungai di jembatan tengah hutan Brongkos, tepatnya di wilayah Kec Kesamben. 

Menurut informasi di TKP, ketika truk gandeng muat tebu itu melewati jembatan dan posisi jalan curam dan menikung, kendaraan bernomor Polisi N 8264 UG itu kehilangan kendali yang mengakibatkan truk gandeng itu pun terguling dan tercebur ke sungai.

Baca juga: Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Blitar Kota Pimpin Bhakti Sosial Bedah Rumah Warga

Menurut Kapolsek Kesamben Iptu Eko Sujoko di TKP, kejadian tergulingnya truk pada Jumat (11/6) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Untuk pengemudi belum diketahui identitasnya karena saat di evakuasi kondisinya kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Kejadiannya ketika truk gandeng dengan muatan tebu melaju dari arah Blitar menuju Malang, sesampainya di jembatan kali Tuwuh, dengan posisi jalan menikung dan curam, terjadilah kecelakaan tersebut, kini masih dilakukan pemeriksaan Unit Laka," terang Iptu Eko seijin Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela. 

Atas kejadian itu warga masyarakat yang melintas harus berhenti karena macet, sambil menunggu evakuasi truk selesai.

Baca juga: Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

"Korban (Sopir) mengalami patah tulang dan tidak sadarkan diri. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit Mardi Waluyo, Wlingi,” tambah Iptu Eko Sudjoko.

Sampai saat ini untuk identitas korban (sopir) belum diketahui, karena korban masih kritis dan belum sadar. Sementara barang-barang milik korban masih tersimpan di dalam kabin truk karena kondisi kabin ringsek, sementara petugas mengatur arus lalu lintas  jurusan Blitar-Malang yang padat tersebut. Les

Baca juga: PT KAI Daop 7 Madiun Terus Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Termasuk Pariwisata Daerah

 

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru