SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Jelang pertandingan cabang olahraga angkat besi di kelas +87 kg Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Nurul Akmal berada di grup A dan berhasil bersaing dengan lifter-lifter yang sangat Tangguh, Selasa (3/8/2021).
Nurul Akmal mampu mengangkat beban 115 kg. Namun, angkatan bebannya mampu dikalahkan oleh para pesaingnya. Namun, keberuntungan tidak berpihak padanya. Atas hasil itu, Nurul Akmal berada di peringkat kelima pada angkatan Snatch.
Baca juga: Timnas Bola Voli Pantai Indonesia Sabet Medali Perunggu di Ajang Asian Youth Games 3rd 2025 Bahrain
Sebelumnya, Nurul Akmal memiliki kesempatan memperbaiki nilai total angkatannya melalui clean and jerk. Pada tahapan itu, para atlet akan melakukan angkatan melalui dua tahapan, yakni beban akan diangkat terlebih dahulu ke bahu, kemudian di angkat ke atas kepala.
Baca juga: SURABAYA ISOPLUS MARATHON: Perpaduan Sport, Spirit, dan City Pride dalam Marathon Berskala Nasional
Pada percobaan pertama clean and jerk, Nurul Akmal mencoba melakukan mengangkat beban 141 kg dan berhasil. Pada percobaan kedua, dia menaikkan beban menjadi 151 kg, sayang Nurul Akmal gagal mengangkat beban.
Meski gagal, Nurul menaikkan beban menjadi 154 kg pada percobaan ketiga atau terakhir pada tahapan clean and jerk. Hanya saja, dia kembali gagal melakukan angkatan. Sehingga total angkatan total Nurul adalah 256, gabungan angkatan snatch dan clean jerk.
Baca juga: Langkah Strategis Decathlon Ajak Masyarakat Surabaya Mencintai Olahraga
Nurul kalah dari atlet China, Li Wenwen yang mampu mengangkat total angkatan (320 kg), atlet Britania Raya, Campbell Emily Jade, di posisi kedua (283 kg), dan medali perunggu diraih Robles Sarah Elizabeth dari Amerika Serikat (282 kg). Dsy11
Editor : Redaksi