Tidur Selama 6-7 Jam Perhari Tingkatkan Imun Tubuh

surabayapagi.com
Kegiatan rutinitas tidur untuk menjaga imun tubuh. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Daya tahan tubuh atau sistem imunitas merupakan benteng pertahanan pertama dari berbagai kuman penyebab infeksi. Bila daya tahan tubuh kuat, kuman yang berusaha menyerang akan dapat dikalahkan sehingga tubuh terhindar dari infeksi dan bebas dari penyakit.

Salah satu menjaga daya tahan/ imun tubuh adalah dengan tidur cukup setiap hari. Tidur yang nyenyak atau berkualitas dapat merangsang sistem kekebalan tubuh dalam kondisi prima, sehingga siap melawan patogen penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus

Hal tersebut dikarenakan karena saat tidur, sistem imun tubuh mengeluarkan zat yang bernama sitokin, yang dapat meningkatkan kualitas tidur serta diperlukan ketika terjadi infeksi atau peradangan.

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Prikasih, dr. Gia Pratama mengatakan, ada tiga hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga sistem imun umum, salah satunya tidur yang cukup. Tidur yang cukup di sini berarti 6-7 jam per hari. Usahakanlah tidur sebelum jam 23.00 dan bangun sebelum pukul 05.00.

"Tidur sebelum jam 11 malam itu untuk detoksifikasi. Bangun sebelum jam 5 memancing nitrit yang membuat pembuluh darah elastis," jelasnya, Minggu (8/8/2021).

Baca juga: Tekan Penyebaran Wabah DBD, Pemkab Bangkalan Gencar Berantas Sarang Nyamuk

Kedua, lakukan olahraga 150 menit per minggu yang bisa dibagi menjadi 30 menit per 5 hari. Olahraga yang dimaksud benar-benar untuk meningkatkan denyut jantung semisal berjalan, berlari atau berenang, bukannya menyapu atau mengepel lantai sesuka hati yang sebenarnya masuk dalam kategori aktivitas fisik.

Ketiga, penuhi asupan nutrisi baik itu makro dan mikro. Asupan makronutrisi mencakup tiga hal penting yakni karbohidrat, protein dan lemak sehat.

Umumnya, orang membutuhkan karbohidrat sebanyak 45-65 persen dari total kalori yang didapatkan setiap harinya, protein sebanyak 1 gram per kg berat badan yang artinya seorang pria dengan berat badan 60 kg membutuhkan 60 gram protein per hari.Sementara untuk lemak sehat yang salah satunya bisa didapatkan dari buah alpukat umumnya dibutuhkan sekitar 20 persen dari kebutuhan kalori. Lemak ini membantu menyerapan vitamin A,D,E dan K.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Wabah PMK, Pemkab Madiun Gercep Periksa Kesehatan Ternak

Selain nutrisi makro, jangan lupakan mikronutrisi seperti mineral seperti zinc dan vitamin salah satunya vitamin C yang berperan menjaga imunitas tubuh sekaligus membantu meningkatkan kolagen.

Gia mengatakan, asupan maksimal vitamin C 2000 mg. Tetapi sebenarnya 1000 mg sudah cukup. Selain itu, juga perlu asupan vitamin D yang bisa didapatkan dari sinar matahari. Sinar matahari mengubah pre-D3 menjadi D3 sebagai booster imun. Dan bila memungkinkan, bisa memeriksa kadar serum level vitamin dalam darah. Dsy10

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru