SURABAYAPAGI, Ponorogo - Kasus Covid-19 di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur kembali melonjak naik . Akibatnya tenaga kesehatan (Nakes) RSUD dr Harjono Ponorogo harus difokuskan untuk penanganan pasien Covid-19.
Humas RSUD dr Harjono Ponorogo, Suprapto menjelaskan manajemen rumah sakit terpaksa menutup ruang rawat inap penyakit dalam. Penutupan dilakukan setelah tenaga kesehatan rumah sakit milik Pemkab Ponorogo tersebut kewalahan menangani banyaknya pasien Covid-19.
"Ruang rawat pasien umum penyakit dalam sementara ditutup. Perawat dan dokter yang bertugas di ruangan itu dikerahkan untuk membantu penanganan pasien Covid-19," kata Suprapto, Kamis (19/8/2021).
Baca juga: Sempat Absen, Festival Reog Ponorogo Kembali Masuk Jajaran Unggul KEN 2026
Bagi pasien penyakit dalam, kata Suprapto, ruang perawatannya dijadikan satu dengan pasien stroke di ruang rawat inap aster.
Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Ponorogo Melonjak Tembus Rp 78 Ribu per Kg
"Meski ditutup, ruang rawat inap penyakit dalam itu tidak dialihfungsikan untuk tempat isolasi pasien Covid-19," katanya menegaskan.
Suprapto menjelaskan, tambahan nakes dan tenaga medis dari ruang rawat inap yang ditutup diperbantukan menangani pasien Covid-19 di IGD dan tenda yang ada di halaman parkir karyawan rumah sakit.
Baca juga: Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total
"Dengan demikian tenaga nakes dan tim medis yang lama tak terforsir untuk menangani pasien Covid-19," kata Suprapto.pn1/na
Editor : Mariana Setiawati