Sejumlah Titik Akses ke Semeru Disekat

surabayapagi.com
Salah satu titik penyekatan di Candipuro.

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitasnya pada Kamis (16/12) pagi. Menindaklanjuti hal tersebut, sejumlah titik di Candipuro langsung dilakukan penyekatan.

Warga yang tak berkepentingan dilarang masuk ke lokasi terdampak bencana.

Baca juga: Pesona Hutan Bambu Sumbermujur, Keindahannya Seperti Masuki Dunia Lain

Ipda Mochamad Kasirin, PJs Kapolsek Candipuro mengatakan, ada lima titik yang disekat. Yakni Pertigaan Tugu Sumberejo, Kampung Renteng, Pertigaan Kampung Salak, Kamar Kajang, pertigaan menuju Gunung Sawur dan Curah Kobokan di Kajar Kuning. Kesemuanya berada di Kecamatan Candipuro.

“Untuk membatasi mereka yang tidak tahu kondisi di sini, tujuannya yang tidak jelas, itu yang kami usir,” katanya.

Ipda Kasirin menyebut upaya ini supaya tidak banyak orang yang masuk ke lokasi bencana. Sebab, kondisi masih sangat berbahaya.

“Takut jatuh korban. Karena situasi tidak stabil. Hujan debu, banjir lahar dingin di Kamar Kajang. Tim evakuasi juga menarik diri karena berbahaya,” lanjutnya.

Baca juga: Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Lahan Petani Seluas 105 Hektare Rusak

Selain warga, relawan yang akan mengirim bantuan ke lokasi juga tidak boleh masuk. Penyekatan ini bakal terus dilakukan sampai situasi aman terkendali.

“Bukan tidak boleh membantu, tapi bantuan diserahkan di GOR saja. Karena situasi yang seperti ini,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas sejak Kamis pagi. Guguran awan panas hingga hujan abu dirasakan warga.

Baca juga: Rawan Bahaya Erupsi, Aktivitas Tambang di Gunung Semeru Ditutup Sementara

Tim SAR dan relawan yang masih melakukan pencarian akhirnya ditarik mundur. Sebab kondisi tidak aman. 

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru