Komisi III DPRD Gresik Sidak Proyek Renovasi Gedung Nasional

surabayapagi.com
Ketua dan Sekretaris Komisi III Asroin Widyana dan Abdullah Hamdi nampak dalam sidak proyek renovasi GNI di Jl Pahlawan Gresik. SP/Grs

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Komisi III DPRD Kabupaten Gresik melakukan inspeksi mendadak ke proyek renovasi Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Jalan Pahlawan Gresik. Sidak dilakukan karena menjelang akhir tahun belum ada tanda-tanda proyek renovasi akan rampung.

Para wakil rakyat yang duduk di komisi yang membidangi pembangunan itu ingin   memastikan progres pembangunan renovasi GNI. Ternyata, ada perpanjangan waktu pekerjaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) kepada kontraktor. “Seharusnya 2 Desember selesai. Tapi diperpanjang oleh DPU hingga 22 Desember,” ujar Asroin Widyana, Ketua Komisi III DPRD Gresik, Senin (20/12).

Baca juga: DPRD Gresik Pilih Tahan Pencairan Pokir Usai Dapat Masukan KPK

Dikatakan, perpanjangan diberikan karena kontraktor kesulitan mencari bahan material. Sebab, renovasi GNI tidak bisa sembarangan. Harus sesuai ketentuan dari cagar budaya. “Materialnya tidak sama dengan material biasa. Ada khusus. Dan ini yang bikin kontraktor sedikit kesulitan untuk menyelesaikan,” ungkap dia.

Baca juga: Gedung Dewan Dipasang ACP, Namun Pekerjanya tak Dilengkapi K3

Meski begitu, lanjut Asroin, pekerjaan renovasi GNI progresnya cukup bagus. Saat ini sudah mencapai 98 persen. Nanti kalau 22 Desember tidak tuntas, maka akan diberikan addendum dengan denda. “Progresnya lumayan. Tingga dua persen sudah selesai,” terangnya.

Terkait dengan pembangunan GNI nantinya akan dilanjutkan pada 2022 mendatang. Untuk tahun ini belum selesai semuanya. “Salah satunya, terkait cat. Cat untuk GNI juga tidak bisa sembarangan. Belinya dari Jerman untuk mempertahankan sejarahnya,” kata dia. 

Baca juga: Polres Blitar Kota, Disperindag dan Hiswana Migas Sidak ke Sejumlah Pangkalan LPG Bersubsidi

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru