SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selama 4 hari kedepan komunitas difabel Jawa Timur akan mengikuti Pesantren Ramadhan di Lamongan, yang diprakarsai oleh Yayasan Griya Qur'an Difabel digelar di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten setempat.
"Kegiatan Pesantren Ramadhan ini akan dilaksanakan selama 4 hari, terhitung mulai tanggal 24 hingga 27 April 2022 mendatang yang diikuti sekitar 30 peserta difabel dari berbagai daerah di Jawa Timur," kata bupati Yuhronur Efendi saat membuka Pesantren Ramadhan ini.
Baca juga: Motor Tosa Untuk 60 KDKMP di Lamongan Diserahkan
Disebutkan olehnya, ke 30 peserta tersebut selain dari Lamongan, juga ada dari Probolinggo, Lumajang, dan Jember. "Pesantren Ramadhan ini diharapkan tidak hanya mengisi waktu luang di bulan suci Ramadhan tapi juga mampu meningkatkan kemandirian serta keimanan dan ketaqwaan santri," harap bupati yang biasa disapa dengan pak Yes ini dalam sambutanya.
Baca juga: Menteri Koperasi RI Sebut Sundra Family Care, Bisa Menjadi Opsi Pilihan Tepat Berbelanja Keluarga
Ia berharap dalam kegiatan ini, difabel bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. "Manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya, untuk menimba ilmu pengetahuan sehingga nanti acara ini mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya baik untuk masing-masing pribadi dan untuk kita semuanya," pesan Pak Yes.
Tidak hanya itu, Pesantren Ramadhan yang diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan ini juga diharapkan akan dapat memotivasi santri untuk lebih meningkatkan kemandirian, keimanan, ketaqwaan, memperdalam ilmu pengetahuan terkait agama, juga memperbanyak interaksi dengan lingkungan sekitar.
Baca juga: Lele Sebarat 10 Kg, Milik Warga Plosowahyu Juarai Kolela, dan Dibeli Bos Namira Rp 25 Juta
"Tentu dengan kegiatan ini akan bisa menambah keimanan dan ketakwaan, juga pengetahuan kita semua untuk terus mengarungi kehidupan kita baik di dunia maupun di akhirat. Selamat atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua," pungkasnya. jir
Editor : Moch Ilham