Sempat Ada Perlawanan dari Jamaah Ponpes

Kamis Pagi, Mas Bechi Dijemput Paksa Ratusan Personel Polri di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Akhirnya petugas gabungan dari Polres Jombang, Brimob dan Polda Jatim upaya menjemput paksa dan menangkap terhadap tersangka Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Bechi, Kamis (7/7/2022) pagi. Penjemputan dilakukan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Desa Losari, Ploso, Jombang.

Penjemputan paksa yang mengerahkan ratusan personel gabungan Polres Jombang dan Polda Jawa Timur dan Brimob.

Dari video yang diterima wartawan, terlihat personel kepolisian telah berada di halaman rumah Kiai Mukhtar. Video berdurasi 27 detik itu direkam oleh seorang wanita.

Baca juga: Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

Wanita itu menyebut, polisi sudah bertemu dengan MSAT.

"Posisi beliau ada di teras, ditahan oleh polisi," ujar wanita tersebut dalam rekaman video, Kamis (7/7/2022).

Sebelum terjadi penangkapan, sempat terjadi perlawanan dari dalam pondok. Suasana mencekam karena terjadi dorong-dorongan.

Baca juga: Polres Gresik Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Kebomas, Korban Dapat Pendampingan Psikologis

Seorang petugas terluka diduga disabet pisau. Ini terjadi saat petugas mengepung Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Desa Losari, Ploso, Jombang, tempat DPO berada.

"Saat personel mau masuk di pintu gerbang pesantren, sempat terjadi perlawanan, satu polisi tangannya kena kepruk (sabetan) seperti senjata tajam, luka," kata sorang petugas.

Bentrokan antara polisi dan simpatisan pun sempat terjadi. Pengikut MSAT pagi tadi menghalangi petugas masuk ke area pesantren, namun pasukan tak mau menyerah dan terus menekan massa, sehingga bisa masuk. sampai kini belum diketahui persembunyian MSA.

Saat ini sejumlah massa dari MSA pun ditangkap. Ada pula satu yang diamankan karena diduga membawa senjata.

"Awalnya mereka menghalangi ya, tapi polisi kencang juga. Ada beberapa yang ditangkap sekitar 10 lebih, ada satu yang bawa senjata," kata petugas.

Pasukan bersenjata lengkap dilaporkan mulai merangsek lokasi sekitar Pukul 7.30 WIB dan 09.00 WIB. Akibatnya jalan sekitar pesantren yakni Jalan Raya Ploso, Jombang pun ditutup.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto membenarkan pihaknya sedang berupaya menangkap paksa buronan kasus pencabulan itu. Namun ia belum bisa membeberkan hasilnya.

"Kami masih bekerja, nanti diinformasikan," kata Dirmanto.

Atas diturunkan ratusan personel kepolisian, petugas yakin MSA hari ini bisa ditangkap. Petugas juga melakukan penyisiran dan penjagaan di sekitar pesantren. Diduga MSA disembunyikan di pondok. (Jb/rmc)

Baca juga: Harga Kedelai Naik di Jombang, Pengelola Bisnis Tahu: Biasa Aja, Tidak Berdampak

 

*) Klarifikasi Redaksi: Hingga Kamis (7/7/2022) pukul 15:00 WIB, MSAT alias Bechi masih belum ditangkap dan belum menyerahkan diri ke Kepolisian dan Polda Jatim.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru