Bertahan di Tengah Gempuran Persaingan, Jumlah Koperasi di Lamongan Terus Meningkat

surabayapagi.com
Bupati menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Kabupaten/Kota Pembina Koperasi  Terbaik  di Jatim. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski sebelumnya telah dilanda pandemi dan gempuran persaingan, ternyata koperasi di Lamongan bisa bertahan, bahkan belakangan malah jumlahnya meningkat, karena berbagai binaan dan inovasi yang telah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM.

Pembinaan yang terus dilakukan dibawah komando bupati Yuhronur Efendi tersebut akhirnya diganjar dengan penghargaan yang diterima oleh bupati sebagai kepala daerah kabupaten kota terbaik di Jawa Timur.

Baca juga:  Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Dibawah kepemimpinan Bupati berbagai terobosan dilakukan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, mulai dari pembinaan rutin kepada paguyuban, upgrading kompetensi SDM hingga program peningkatan kapasitas koperasi dan UKM.

Tak hanya itu, langkah strategis Diskopum  Lamongan  melalui program unggulan pemeriksaan kesehatan koperasi mampu meningkatkan tren positif jumlah koperasi di Lamongan. Tercatat pada tahun ini koperasi di Lamongan berjumlah 1.349 dengan rincian koperasi aktif sebanyak  1.103 atau 81,7 persen dengan jumlah anggota sebanyak 113.580 orang.

Diungkapkan Kepala Diskopum Lamongan Agus Suyanto, pemeriksaan koperasi merupakan salah satu cara untuk mewujudkan koperasi yang kuat, sehat, mandiri, tangguh, berdaya saing sesuai jatidiri koperasi. Sehingga selain dapat meningkatkan akuntabilitas juga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggota dan masyarakat.

Baca juga: Mas Wabup Dirham Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD 2027

“Koperasi melakukan modernisasi, yang dulu cuma simpan  pinjam sekarang lebih luas, ada koperasi produsen, koperasi konsumen, koperasi pemasaran hingga koperasi jasa yang tentunya keberagaman ini diperoleh dengan regulasi yang sudah diberikan oleh pemerintah,” ucap Agus Suyanto.

Tak hanya program pendukung koperasi, di bawah kepemimpinan Bupati Yes, lanjut Agus Suyanto, berbagai program mendukung tumbuh kembang usaha mikro juga terus digerakkan, mulai dari memunculkan bibit-bitit pengusaha di kalangan milenial melalui program Megpreneur (Megilan Preneur), kemudahan dalam memperoleh Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) bagi pelaku usaha mikro hingga sertifikat halal bagi produk usaha mikro di Kabupaten Lamongan.

Baca juga: Tahun 2026 ATR/BPN, Kabupaten Lamongan Targetkan 20.000 Bidang Tanah Bersertifikat

Melalui keseriusan dalam melakukan pembinaan dan penguatan kepada 1.349 Koperasi dan 254.206 Usaha Mikro mampu mengantarkan Bupati Yes meraih penghargaan Kepala Daerah Kabupaten/Kota Pembina Koperasi  Terbaik  di Jatim. Penghargaan tersebut  diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam acara Puncak peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-75 Tahun 2022 Provinsi Jatim dan pembukaan K-UKM Expo Ke-9 Tahun 2022 di Ballroom Lantai IV Grand City Kota Surabaya, Rabu (27/7) bersama empat kepala daerah lainnya di Jatim.

“Kami akan terus berkomitmen menggairahkan kembali koperasi dan UKM yang sempat lesu akibat dampak pandemi Covid-19. Terima kasih juga untuk seluruh masyarakat dan aparatur pemerintahan atas dukungannya dalam menumbuh kembangkan koperasi dan usaha mikro di Kabupaten Lamongan,” tutur Bupati Yes dilain kesempatan. jir 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru