SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Surabaya melakukan demo di depan Gedung Negara Grahadi pada Rabu (14/9/2022).
Demo mahasiswa dari 18 institusi kampus ini sendiri dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, mereka telah berkumpul di titik aksi yang berada di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Beberapa di antaranya mengenakan almamater dan bendera Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Baca juga: Kemarahan Terhadap Ketidakadilan
Mereka melakukan long march dari kawasan Basuki Rahmat hingga Gubernur Suryo Surabaya sembari membawa beberapa atribut seperti bendera dari masing-masing universitas serta spanduk bertuliskan “BBM Naik, Rakyat Menjerit” dan “#tolakkenaikanbbm”
Massa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan menyoroti pasal bermasalah dalam Rancangan Kiitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).
Baca juga: Jakarta Tegang!
”Kami mahasiswa menolak naiknya harga BBM. Rakyat menderita dengan kenaikan itu. mahasiswa harus jadi pelopor penolakan masyarakat atas naiknya BBM,” tutur salah satu orator.
Baca juga: Bentrokan di Grahadi, Massa Gaungkan Revolusi
Di sekitar lokasi, ada sejumlah petugas gabungan dari kepolisian, TNI, hingga Dishub yang mengamankan jalannya aksi. Baik di setiap ruas jalan yang dilintasi, hingga di titik pusat aksi, tepatnya di depan Taman Apsari Surabaya.
Dari demonstrasi itu, terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Gubernur Suryo. Hal itu lantaran massa hampir memenuhi jalan pusat Kota Surabaya. Karena tak bisa memecah kemacetan, petugas kepolisian menutup akses jalan menuju Gedung Grahadi. Polisi langsung mengarahkan kendaraan agar menuju ke arah Taman Apsari. ari
Editor : Redaksi