Bentrokan di Grahadi, Massa Gaungkan Revolusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi demo solidaritas juga digelar di Surabaya, khususnya di depan Gedung Negara Grahadi. Bahkan, aksi demo dari gabungan mahasiswa dan driver ojol ini ricuh dengan membakar beberapa fasilitas di Grahadi.
Aksi demo solidaritas juga digelar di Surabaya, khususnya di depan Gedung Negara Grahadi. Bahkan, aksi demo dari gabungan mahasiswa dan driver ojol ini ricuh dengan membakar beberapa fasilitas di Grahadi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bentrokan aksi gabungan masyarakat sipil di Surabaya terjadi di depan Gedung Negara Grahadi, Jumat (29/8). Bentrokan ini sebabkan Lalu lintas di Jalan Gubernur Suryo pun lumpuh.

Api berkobar terus berlangsung, massa terus melakukan lemparan, menarik mundur kawat berduri, sementara polisi mengerahkan water cannon. Lalu lintas di Jalan Gubernur Suryo pun lumpuh.

Sore itu, sekelompok massa yang menggunakan pakaian bebas dan jaket ojol secara terus menerus melempar benda ke arah polisi yang berjaga di gerbang Grahadi.

Sejumlah orang yang belum terkonfirmasi sebagai massa aksi juga melempar benda diduga molotov ke arah halaman sisi timur Grahadi. Akibatnya api sempat berkobar di halaman Grahadi dan membakar sejumlah motor. Asap hitam membumbung tinggi.

"Revolisi, revolusi, revolusi," teriak massa aksi.

Kepala Biro Kampanye Hak Asasi Manusia (KanHAM) Kontras Surabaya, Zaldi Maulana, mengatakan ada sejumlah tuntutan dalam aksi ini.

Mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk:

1. Menghentikan penggunaan kekerasan berlebihan dalam setiap penanganan demonstrasi dan unjuk rasa.

2. Memecat dan memberikan hukuman sesuai mekanisme hukum pidana seluruh personel kepolisian yang telah terbukti melakukan tindak kekerasan sehingga menyebabkan gugurnya Affan Kurniawan

3. Memberikan restitusi dan pemulihan kepada seluruh korban kekerasan polisi pada demonstrasi 25-28 Agustus 2025

4. Bebaskan seluruh massa peserta aksi demonstrasi 25-28 Agustus 2025 yang saat ini ditahan di Mapolda Metro Jaya.

5. Terapkan Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. n sb1/sb3/rmc

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…