Jakarta Tegang!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berbagai elemen dari Mahasiswa, BEM SI, dan sejumlah driver ojek online, melakukan perlawanan dengan menggelar aksi demo solidaritas di Mako Brimob dan Markas Polda Metro Jaya. Bahkan, aksi ini berujung ricuh, dan membakar beberapa kendaraan polisi.
Berbagai elemen dari Mahasiswa, BEM SI, dan sejumlah driver ojek online, melakukan perlawanan dengan menggelar aksi demo solidaritas di Mako Brimob dan Markas Polda Metro Jaya. Bahkan, aksi ini berujung ricuh, dan membakar beberapa kendaraan polisi.

i

Kini Muncul Pihak yang menamakan diri “Revolusi Rakyat Indonesia", BEM SI Kerakyatan, Gerakan Aliansi Rakyat Bergerak, Aliansi Perlawanan Rakyat, Blok Politik Pelajar, Aliansi Mahasiswa Penggugat Bareng Warga

 

 

Kelompok ini juga Tuntut Pengusutan Dugaan Korupsi Keluarga Mantan Presiden Joko Widodo hingga Pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

 

 

Dua Agenda Rapat di Istana dan Kemenkeu, Mendadak Dibatalkan

 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Situasi di Jakarta sejak aksi demo 25 Agustus yang diinisiasi pihak mengatasnamakan "Revolusi Rakyat Indonesia”, tegang. Apalagi setelah seorang driver ojol meninggal terlindas mobil rentis brimob.

Semalam, terjadi demonstrasi besar di sejumlah titik, mulai dari depan Markas Brimob Polda Metro, markas Polda Metro Jaya serta gedung DPR RI. Massa dalam jumlah besar berkumpul untuk menuntut tuntas kasus tewasnya pengemudi ojol Affan Kurniawan .

Siangnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendadak membatalkan acara konferensi pers bulanan APBN KiTa yang dijadwalkan hari Jumat (29/8). Pembatalan agenda sehubungan dengan kondisi DKI Jakarta yang tidak kondusif.

Juga Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi dan Perluasan Digitalisasi Daerah 2025 dibatalkan. Agenda tersebut sedianya akan digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto hari Jumat (29/8/2025), pukul 14.00 WIB.

Bahkan usaha kuliner milik Ibnu Jamil, tutup warung. Ibnu Jamil melalui akun Instagram pribadinya, memperlihatkan huru-hara yang terjadi di luar. Terdengar suara orang berlarian dan tembakan dari luar warung.

Suami Ririn Ekawati itu mendukung segala hal yang layak diperjuangkan oleh rakyat. Dia juga mengingatkan untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan.

"Segala sesuatu yang penting memang layak diperjuangkan dan yang tidak kalah penting adalah nyawa kita. Stay safe everyone," pesan Ibnu Jamil.

Termasuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melakukan rekayasa pola operasi untuk sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Ini sehubungan dengan adanya Aksi Unjuk Rasa lanjutan, Jumat siang usai sholat Jumat.

 

Pasukan Marinir dan Kostrad

Aksi unjuk rasa di depan Markas Komando (Mako) Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, ditengahi sejumlah personel Marinir. Korp Marinir  ikut menghampiri massa aksi untuk membuat tenang.

Upaya sejumlah personel marinir ini membuat massa aksi sedikit lebih tenang. Meski pun beberapa massa aksi masih ada yang terlihat menimpukkan batu hingga bambu dan meneriaki personel pengamanan Brimob.

Massa aksi akhirnya diminta oleh personel Marinir untuk tenang dan menyampaikan pendapat dengan tertib. Para anggota Marinir kemudian mengajak massa aksi untuk menyanyikan lagu 'Indonesia Pusaka', Jumat tadi (29/8).

Setelah itu, para anggota Marinir membagikan air minum kepada massa aksi. Namun beberapa massa aksi masih ada yang tetap melempari anggota Brimob.

Juga hadir Asintel Kaskostrad, Brigjen Muhammad Nas, dan Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Anton Asrar. Mereka melakukan dialog.

Diskusi dilakukan di depan Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya saat massa aksi masih ramai melakukan demo.

Kompol Anton menyampaikan permohonan maaf karena anggota Brimob menabrak dan melindas seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan dengan kendaraan taktis (rantis) hingga tewas.

Akhirnya massa aksi di depan Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, telah membubarkan diri. Saat ini, akses Jalan Kramat Kwitang masih ditutup.

 

Massa Ojol Mengular

Saat pengantaran jenasah, terlihat lutan massa ojol pun  mengiringi jenazah.

Massa ojol memenuhi jalan tampak mengular. Mereka mengantar jenazah sampai peristirahatan terakhir.

Jenazah Affan pun tiba di TPU Karet Bivak pukul 10.00 WIB. Jenazah dimakamkan di TPU Karet Bivak Blok AA1.

Jenazah Affan Kurniawan, saat tiba di TPU Karet Bivak, dihadiri sejumlah pengemudi ojek online (ojol) . Netizen pun bereaksi di media sosial X.

Kapolda Metro Irjen Asep Edi Suheri terlihat ikut menghadiri pemakaman Affan Kurniawan.

 

Kompleks Parlemen Dijaga Aparat Bersenjata

Pantauan  situasi ibu kota Jakarta hingga Jumat masih panas.

barisan aparat bersenjata lengkap dan kendaraan taktis pengurai massa memenuhi area dalam kompleks parlemen dan jalanan di sekitar gedung wakil rakyat. Namun, dari balik pagar tinggi Gedung DPR/MPR, justru tidak ada seorang pun anggota DPR yang muncul untuk menemui massa aksi pada 25 Agustus maupun 28 Agustus 2025.

Suasana Kompleks Parlemen pun justru berubah drastis, imbas dari dua demonstrasi itu.

Rapat-rapat ditiadakan, pegawai diimbau bekerja dari rumah, dan sejumlah anggota dewan memilih menyamarkan identitas dengan menggunakan mobil berpelat sipil.

Pelat Nomor DPR Bukan Sekadar Angka, Ternyata Identitas Politik Massa Demo di DPR Tidak Terpusat dalam Satu Komando.

 Aspirasi yang disuarakan dari jalan raya di luar gedung seolah berbalas keheningan. Suasana Kompleks Parlemen pun justru berubah drastis, imbas dari dua demonstrasi itu. Alih-alih menampilkan aktivitas legislasi yang sibuk, parlemen justru tampak “menghilang”. Rapat-rapat ditiadakan, pegawai diimbau bekerja dari rumah, dan sejumlah anggota dewan memilih menyamarkan identitas dengan menggunakan mobil berpelat sipil. Pantauan koresponden Surabaya Pagi di Kompleks Parlemen, pada Jumat (29/8/2025) sejak pukul 09.00 WIB hingga siang hari, Gedung Nusantara I, II, hingga III tampak lengang.

 

Kendaraan Dinas Pimpinan Kosong

Ruang-ruang rapat, misalnya Komisi I, III, dan VIII tampak kosong. Kantor-kantor sekretariat komisi yang biasanya sibuk juga ikut sepi. Tidak ada tanda-tanda persiapan rapat DPR dengan mitra kerjanya hingga siang hari. Area Kantin Demokrasi dan koperasi DPR yang biasanya dipadati pegawai juga tutup.

Lokasi parkir Gedung Nusantara III yang lazim dipenuhi kendaraan dinas pimpinan DPR, MPR, maupun DPD terlihat kosong.

Suasana Kompleks Parlemen pun justru berubah drastis, imbas dari dua demonstrasi itu. Alih-alih menampilkan aktivitas legislasi yang sibuk, parlemen justru tampak “menghilang”. Rapat-rapat ditiadakan, pegawai diimbau bekerja dari rumah, dan sejumlah anggota dewan memilih menyamarkan identitas dengan menggunakan mobil berpelat sipil.

Gerbang Pancasila yang menjadi akses utama ke Gedung DPR/MPR ditutup sebagian. Kendaraan taktis, bus pengangkut personel, hingga mobil pemadam kebakaran tampak terparkir. Kondisi serupa juga tampak di Gerbang Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Subroto. Namun, gerbang ini ditutup sepenuhnya dan tak bisa digunakan sebagai akses masuk ke kompleks parlemen.

 

Anggota Lalu Lintas Disandera

Sekitar pukul 09.00 Jumat, terjadi kericuhan  di Jalan Otista, Jakarta Timur hingga anggota lalu lintas disandera massa. Terkini, massa sudah membubarkan diri dari lokasi.

"Massa saat ini sudah membubarkan diri setelah kita lakukan kordinasi," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal saat dihubungi, Jumat (29/8/2025) pukul 09.25 WIB.

Alfian mengatakan situasi arus lalu lintas di lokasi juga sudah berjalan lancar. Dia memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Sejak kemarin,  ada 2 video beredar. Selain driver ojol yang ditabrak polisi, ada juga video driver mengerang kesakitan di rumah sakit dan dalam penanganan perawat. Driver itu adalah Moh Umar Amarudin. Selain itu, Grab menyebutkan almarhum Affan Kurniawan juga terdaftar sebagai mitra Grab.

Hingga Jumat pukul 10.00, massa aksi tampak masih terus menyerang petugas pengamanan dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Mereka menyerang dengan melemparkan batu maupun kayu.

Sementara personel pengamanan Satuan Brimob yang berjaga, sesekali melakukan perlawanan dengan memberikan imbauan hingga mengambil tindakan menembak gas air mata dan membuat massa aksi seketika bubar.

Gubernur Jakarta Pramono Anung, berharap warga Jakarta tetap menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. Dia pun sudah memerintahkan jajaran untuk bersiap diri dengan berbagai kemungkinan.

"Semalam saya sudah memerintahkan SKPD seluruh jajaran yang ada di Balai Kota untuk bersiap-siap menghadapi berbagai kemungkinan. Tetapi tentunya saya sungguh sangat berharap, meminta, memohon agar Jakarta tetap aman dan nyaman," harapnya.

 

Ajak Turun ke Jalan

Kelompok kelompok tersebut mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari buruh, petani, hingga mahasiswa, untuk turun ke jalan.

Sejak Kamis malam hingga Jumat (29/8) pagi, ada ribuan massa dari pengemudi ojek online (ojol) dan warga geruduk kawasan Mako Brimob Kwitang.

Mengutip Antara, meskipun beberapa kali kali telah dihalau petugas keamanan dengan menembakkan gas air mata.

Ratusan driver beratribut ojek online yang mengeruduk Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, makin membuat Jakarta tambah tegang.

Jumat (29/8) muncul seruan untuk mengawal kasus ini dari para selebritas. Seruan beberapa selebritas digaungkan melalui akun Instagram mereka.

Hingga Jumat (29/8/2025) jelang orang berangkat ke kantor pukul 06.45 wib, massa masih memenuhi ruas jalan di sekitar Mako Brimob. Massa bukan hanya berjacket ojek, tapi banyak yang berkaos dan berjaket umum. Tembakan gas air mata juga masih dilayangkan petugas ke massa aksi.

Selain gas air mata, bunyi ledakan petasan juga terdengar di lokasi tersebut. Tiap kali massa bergerak mendekat, petugas mengeluarkan tembakan gas air mata.

Anggota kepolisian berseragam antiteror masih melakukan penjagaan ketat di depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.

Mengutip Antara, di lokasi sekira pukul 07.00 WIB, para anggota itu berjejer di sepanjang jalan meskipun sudah tidak terlibat kisruh dengan massa aksi.

Massa tersebut diketahui hadir untuk melayangkan protes atas kematian sopir ojek online bernama Affan Kurniawan usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Mereka yang protes tampak mengenakan seragam ojek online hingga kaos biasa.

Massa juga mengamuk dan membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen.

Ajakan untuk berunjuk rasa di sekitar Gedung Parlemen pada 25 Agustus 2025 beredar di media sosial. Rencana aksi itu diinisiasi oleh pihak yang menamakan diri “Revolusi Rakyat Indonesia”. Kelompok ini mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari buruh, petani, hingga mahasiswa, untuk turun ke jalan.

Dalam narasinya, mereka menuntut pengusutan kasus dugaan korupsi keluarga mantan Presiden Joko Widodo hingga pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Mari desak DPR untuk menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai kontrol pemerintah,” tulis pesan tersebut seperti diterima Tempo pada Ahad, 24 Agustus 2025.

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan tak jelas siapa penanggung jawab aksi tersebut. Oleh karena itu, ia “melarang semua anggota atau keluarga besar KSPSI di seluruh Indonesia” untuk turun ke jalan.

Selain dari kalangan serikat pekerja, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan juga menyatakan tidak akan ikut aksi tersebut. Ia berkata, pencatutan nama BEM SI Kerakyatan dalam ajakan demonstrasi 25 Agustus 2025 adalah tidak benar. “Dari kami tidak ada (yang ikut),” kata Koordinator BEM SI Kerakyatan Pasha Fazillah dihubungi pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

 

Aliansi Rakyat Bergerak

Terpisah, gerakan Aliansi Rakyat Bergerak atau @gejayanmemanggil juga mengunggah di media sosial seruan untuk berunjuk rasa. Unggahan tersebut merupakan kolaborasi dengan akun lain di Instagram yaitu Blok Politik Pelajar, Aliansi Mahasiswa Penggugat, dan Bareng Warga.

Mereka menyebarkan siaran pers atas nama Aliansi Perlawanan Rakyat. “Besok, Senin, 25 Agustus 2025, aksi serentak akan membara di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan kota-kota lain di seluruh nusantara,” demikian bunyi siaran pers tertanggal 24 Agustus 2025 itu.

Aliansi Perlawanan Rakyat menyerukan sembilan tuntutan, yaitu turunkan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka; bubarkan Kabinet Merah Putih; bubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR); gagalkan proyek penulisan ulang sejarah Indonesia; serta tangkap dan adili Menteri Kebudayaan Fadli Zon karena mempertanyakan peristiwa pemerkosaan massal 1998.

Selain itu, Aliansi juga menyatakan penolakan terhadap Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP), menuntut transparansi gaji anggota DPR, menuntut pembatalan kebijakan tunjangan rumah anggota DPR, dan mendesak pembatalan rencana kenaikan gaji anggota DPR.

 

Pos Polisi Dibakar

Dilansir Antara, Jumat (29/8/2025), hingga dini hari massa tetap ada yang di lokasi meski beberapa kali telah dihalau petugas keamanan menembakkan gas air mata.

Pos Polisi yang dibakar posisinya persis berada di bawah jalan layang Senen. Bangunannya juga dirsak massa yang meluapkan kemarahannya dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak kepolisian.

Suara letusan pun masih terdengar di sekitar kawasan Mako Brimob Kwitang. Sejumlah warga juga menyalakan petasan.

 Koresponden Surabaya Pagi memantau sekitar pukul 23.30 WIB, para driver ojol terus berdatangan ke lokasi.

Mereka tampak berbicara dengan perwakilan Brimob untuk menanyakan identitas pengemudi rantis Brimob yang melindas driver ojol di Pejompongan. "Usut tuntas," teriak salah satu driver ojol di lokasi.

Sementara puluhan personel Brimob juga terlihat berjaga di lokasi dengan membawa senapan gas air mata. Hingga saat ini para driver ojol masih berada di depan Mako Brimob meski hujan deras.

Kehadiran massa ini sebagai bentuk protes usai tewasnya Affan akibat dilindas rantis Brimob pada Kamis (28/8). Massa menuntut pelaku untuk segera dihukum.

Dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, mobil rantis bertuliskan Brimob tampak melaju cepat saat warga tengah berhamburan. Mobil lapis baja itu lantas melindas seorang pengendara ojek online yang tengah berusaha lari dari kerumunan.

Video viral driver ojol ditabrak kendaraan taktis (rantis) polisi beredar di semua platform media sosial. Adegannya begitu gamblang dan mengerikan.

 

Tujuh Anggota Diamankan

Sedangkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan kabar duka meninggalnya satu orang warga yang dilindas rantis Brimob. Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan permohonan maaf.

"Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada kejadian tadi sore, sehingga dengan adanya kejadian tersebut saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita sedalam-dalamnya," jelas Irjen Asep di RSCM, Kamis (28/8) malam.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan, yang saat ini sementara dalam rangka proses pemeriksaan," ujar Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan Divisi Propam Mabes Polri dan Korps Brimob, mengingat pelaku tersebut berasal dari Kesatuan Brimob.

Irjen Abdul Karim menjamin proses hukum akan dilakukan seadil-adilnya dan setransparan mungkin. Pemeriksaan juga akan melibatkan pihak eksternal.

"Tentunya ini menjadi perhatian dari pimpinan kami dan organisasi kami untuk melakukan penindakan proses seadil-adilnya dan penanganannya setransparan-transparannya dengan melibatkan pihak eksternal, secara profesional, dan kita akan menginformasikan secara terus-menerus terkait penanganan masalah ini juga," papar Karim.

Saat ini ada tujuh orang anggota yang diamankan dan diperiksa. Mereka adalah Kompol C (di sebelah pengemudi), Aipda M, Bripka R (pengemudi), Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

Terjadinya insiden rantis Brimob melindas sopir ojol ini pada Kamis (28/8) di di kawasan Pejompongan Jakarta. Tujuh orang anggota Brimob yang diduga terlibat kasus tersebut saat ini telah diamankan untuk menjalani.  pemeriksaan. n jk/sb1/dc/ant/erc/rmc

Berita Terbaru

Tolak Pindah, Ratusan Jagal Demo DPRD Surabaya

Tolak Pindah, Ratusan Jagal Demo DPRD Surabaya

Senin, 12 Jan 2026 15:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ratusan jagal dan pedagang daging yang beraktivitas di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirikan menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD…

Siap Meluncur di Pasar India, Volkswagen Tayron 7-Seater Hadir dengan Pilihan eTSI

Siap Meluncur di Pasar India, Volkswagen Tayron 7-Seater Hadir dengan Pilihan eTSI

Senin, 12 Jan 2026 15:05 WIB

Senin, 12 Jan 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jerman, Volkswagen saat ini tengah menyiapkan model terbarunya ‘SUV 7 seater’ untuk pasar India, dan pel…

Hanya Tersedia 16 Unit, Mugen Tawarkan Paket Spec.III Honda Prelude yang Jadi Incaran Para Kolektor

Hanya Tersedia 16 Unit, Mugen Tawarkan Paket Spec.III Honda Prelude yang Jadi Incaran Para Kolektor

Senin, 12 Jan 2026 14:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Mugen tuner menawarkan paket "Spec.III" yang sangat langka, lengkap dengan grafis retro dan produksi…

HUT ke- 53 PDIP, Bunda Wara:Fraksi PDIP DPRD Jatim Semakin Solid dan Dekat dengan Rakyat

HUT ke- 53 PDIP, Bunda Wara:Fraksi PDIP DPRD Jatim Semakin Solid dan Dekat dengan Rakyat

Senin, 12 Jan 2026 14:26 WIB

Senin, 12 Jan 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan (PDIP) akan semakin menguatkan komitmen idologis partai dalam memperjuangkan kepentingan…

Resmi Debut Global, Kia EV2 Diklaim Miliki Jarak Tempuh 448 Km Bergaya Hidup Perkotaan

Resmi Debut Global, Kia EV2 Diklaim Miliki Jarak Tempuh 448 Km Bergaya Hidup Perkotaan

Senin, 12 Jan 2026 14:15 WIB

Senin, 12 Jan 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kia Corporation secara resmi memperkenalkan Kia EV2 dalam ajang Brussels Motor Show 2026 yang kini tengah berlangsung. EV2 hadir…

Tingkatkan Keamanan dan Komunikasi, Polres Blitar Bagikan Sarana Kontak HT di Beberapa Pos Kamling

Tingkatkan Keamanan dan Komunikasi, Polres Blitar Bagikan Sarana Kontak HT di Beberapa Pos Kamling

Senin, 12 Jan 2026 13:32 WIB

Senin, 12 Jan 2026 13:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres Blitar…