SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebanyak 2.213 personel dari pihak Polrestabes Surabaya, Polda Jatim dan TNI dikerahkan untuk mengamankan demonstrasi ribuan buruh Jawa Timur (Jatim), Senin (19/9/2022). Anggota polisi berjaga di sejumlah titik di Kota Surabaya.
Kasihumas Polrestabes Surabaya Kompol Muhammad Fakih menjelaskan, beberapa titik menjadi pusat pengamanan polisi. Yakni di lokasi strategis, jalan protokol, dan sejumlah objek vital.
Baca juga: Mafia Tanah di Surabaya, Bermetafora
”Memang dua ribuan personel itu disebar di beberapa titik,” tutur Fakih.
Fakih merinci, titik penyebaran personel tersebut mulai dari Cito atau Bunderan Waru yang menjadi titik kumpul massa buruh, Gedung Negara Grahadi dan Kantor Pemprov Jatim.
Baca juga: Hingga 30 Desember Buruh, Aksi besar-besaran di Seluruh Kantor Gubernur
”Gedung Negara Grahadi dan Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan juga kami tempatkan petugas untuk berjaga,” kata Muhammad Fakih.
Selain itu, sejumlah ruas jalan yang dilalui buruh juga dijaga polisi. Yakni Jalan Ahmad Yani, Jalan Raya Darmo, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang, Jalan Bubutan, dan Jalan Pahlawan.
Baca juga: Bersama Polri, MSP Bagikan Bagikan 4.000 Paket Sembako bagi Warga Surabaya
Sebagaimana diketahui, kali ini ribuan massa buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur melakukan aksi demonstrasi dengan melayangkan tiga tuntutan yakni penolakan kenaikan harga BBM, menuntut revisi Omnibus Law (Undang Undang Cipta Kerja), dan menaikkan upah minimum tahun 2013 sebesar 10 – 13 persen. ari
Editor : Redaksi