Emak-emak Rebutan Swafoto Bareng Ustaz Wijayanto di Masjid Al Falah

surabayapagi.com
Ustaz Wijayanto, harus rela swafoto dari emak-emak walimurid SD Al Falah Surabaya usai Seminar parenting, yang digelar di Masjid Al Falah Surabaya.Kamis (13/10/22). Sp/ Ariandi

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ustaz Wijayanto, Kamis (13/10/2022) pagi kemarin mendadak menghebohkan Masjid Al Falah Surabaya. Sekitar 260 emak-emak yang merupakan para wali murid SD Al Falah Surabaya, menyerbu ustaz yang disetiap dakwahnya selalu diselingi dengan joke-joke segarnya.

Ustaz yang biasa disapa Uwie ini memberikan seminar Parenting kepada seluruh wali murid SD Al Falah Surabaya mulai kelas 1 SD hingga kelas 6 SD. Namun, wali murid yang hadir, mayoritas dihadiri emak-emak. Bahkan, Ustaz Wijayanto kaget antusias ibu-ibu yang mengikuti seminar parenting ini. "Mohon maaf yah bapak-bapak, saya menghadapnya ke ibu-ibu dulu. Soalnya lebih banyak. Tuh, sampai penuh," kata Ustaz Wijayanto, yang langsung disambut gelak tawa.

Bahkan, Ustaz Wijayanto sesekali berkelakar terhadap antusias ibu-ibu wali murid SD Al Falah yang hadir. "Panitia, lain kali kalau ngatur ibu-ibu, mohon yang kinclong-kinclong ditaruh depan. Biar enak ngeliatnya," kelakar Ustaz Wijayanto, yang pagi itu, mengenakan batik khas Jogjakarta dan berpeci warna hitam.

 

Parenting yang diberikan seputar bagaimana cara mendidik anak baik di dalam keluarga khususnya di dalam rumah. Tema kajian yang diberikan tentang "Baiti Jannati, Meraih Surga Allah".

Ustaz Wijayanto menjelaskan pentingnya mewujudkan keluarga sakinah dalam sebuah keluarga muslim. Dengan pembawaan yang santai, Ustaz Wijayanto memaparkan sendiri presentasi yang berjumlah 198 halaman itu.

"Begitu bahagia mempunyai keluarga yang 3M dipenuhi rasa saling menyayangi, melindungi dan menghormati. Namun untuk mewujukan itu penuh perjuangan dan tidak mudah. Perlu ada dukungan dan kerja keras dari semua pihak dalam anggota keluarga," kata Uwie.

Uwie menambahkan, Ayah diibaratkan sebagai kepala sekolah di dalam keluarga. Sedangkan, Ibu sebagai madrasah. "Nah disini, anak perlu kerja sama. Kuncinya harus ada komunikasi, aktivitas bersama, memberikan contoh, serta melakukannya secara konsisten. Karena konsisten itu perlu," lanjut Uwie.

Dalam kehidupan modern saat ini, upaya mewujudkan keluarga sakinah adalah tantangan berat. Untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga sudah merupakan sebuah prestasi tersendiri.

Untuk itu, Ustaz Wijayanto kembali menekankan orang tua tidak boleh meninggalkan anak dalam keadaan lemah agama dan imannya. Intinya, orang tua harus terus mendoakan agar anak kelak menjadi anak yang sholeh, sholehah, dan bisa bereuni keluarga di Surga.

Usai memberikan kajian sekitar jam 11:00 WIB, Ustaz Wijayanto pun langsung digeruduk oleh emak-emak wali murid SD Al Falah Surabaya. Mereka langsung mengeluarkan kamera ponsel pintarnya dan mengajak Ustaz Wijayanto berswafoto. Mereka berebut. Sampai-sampai ustaz nyeletuk, "Pasti dapat semua kok ibu-ibu (fotonya)," celetuk Ustaz Wijayanto.

 

Acara yang digelar oleh SD Al Falah Surabaya ini juga didukung oleh Harian Surabaya Pagi dan SurabayaPagi.com. Dalam kesempatannya, Pemimpin Redaksi Surabaya Pagi, Raditya Mohammer Khadaffi, langsung menyerahkan cinderamata kepada Ustaz Wijayanto berupa front page Surabaya Pagi, didampingi Direktur Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya ustaz Jusa Indrawan dan Kepala Bagian Humas Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya Gatot Purwanto. dna/rmc

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru