SURABAYAPAGI.COM, Malang - Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang akan menguatkan kelurahan tangguh bencana.
“Kami telah mengumpulkan koordinator kelurahan tanggun bencana ini. Kami sepakat akan membuat posko lokal di masing-masing RT/RW untuk kegiatan pra kebencanaan,” ucap Kepala BPBD Kota Malang Prayitno, Jum’at (21/10).
Baca juga: Masih Terendam Banjir, Aktivitas Ratusan KK di Kraksaan Probolinggo Terganggu
Ia mengungkapkan, hingga 2022 ini total sudah ada 51 kelurahan tangguh bencana di kota Malang dari 57 kelurahan yang ada. Dari jumlah tersebut, ada lebih dari 700 relawan tangguh yang tersebar di seluruh Kota Malang.
Dari jumlah tersebut, ada lebih dari 700 relawan tangguh yang tersebar di seluruh Kota Malang.
Relawan ini yang nantinya bergerak, jika di salah satu wilayah mengalami kejadian bencana.
Relawan tangguh ini yang bertugas untuk melakukan mitigasi dan memetakan perencanaan pengambilan langkah.
"Di posko nanti, relawan tangguh yang memberikan edukasi kepada warga. Misalkan SDM-nya kurang, bisa langsung matur BPBD agar personel kami turun," ujarnya.
Baca juga: Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang
Dari pemetaan BPBD Kota Malang, total ada 17 titik rawan banjir di Kota Malang. Titik banjir tersebut tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Malang.
Mantan Camat Kedungkandang itu mengimbau kepada warga agar selalu waspada dan segera memberi informasi kepada petugas jika ada potensi bencana. Hal ini guna meminimalisir risiko yang akan terjadi setiap saat.
Terutama bagi warga yang bermukim di daerah aliran sungai. Sebab, salah satu yang menjadi kekhawatiran yaitu ketika banjir datang pada malam hari ketika warga sedang tidur.
Baca juga: Waduk Karangnongko Jadi Solusi Jangka Panjang Banjir Bengawan Jero di Lamongan
Sehingga petugas dari tim kelurahan tangguh dan tim perlindungan masyarakat disiagakan saat malam hari di wilayah masing-masing.
"Kami akan selalu update perkembangan cuaca baik yang skupnya nasional maupun daerah. Dari sini maka yang ekstrim juga terbaca, jadi para lurah, para camat, kelurahan tangguh sudah memonitor ini. Harapan kami semua titik lokasi yang diriwayatkan dulu memang terjadi kerawanan yang sangat tinggi itu kami minta waspada," ungkapnya.
Editor : Moch Ilham