SURABAYAPAGI.COM, Itaewon - Tragedi mengerikan di Itaewon, Korea Selatan saat perayaan pesta Halloween pada Sabtu (29/10/2022) yang menewaskan sebanyak 151 orang mengingatkan warganet Indonesia akan Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sebanyak 135 orang pada Sabtu (1/10/2022) lalu.
Kejadian di Stadion Kanjuruhan lalu terjadi saat ribuan suporter meninggal akibat berdesak-desakan saat keluar stadioan melalui Gate 13 akibat adanya tembakan gas air mata ke tribun penonton.
Baca juga: Kejaksaan Eksekusi Terpidana Tragedi Kanjuruhan
Berdasarkan pantauan di Twitter, banyak warganet yang menilai bahwa Oktober di tahun ini merupakan 'Oktober Kelam', yang mana dibuka dengan tragedi Kanjuruhan dan ditutup dengan insiden pesta Halloween di Itaewon. Topik Itaewon seketika trending dan juga topik pencarian Kanjuruhan viral lagi memuncaki trending di Twitter.
‘Memang Oktober kelam, diawali dengan tragedi kanjuruhan dan di akhiri dg tragedi di Itaewon. Jdi keinget yg di kanjuruhan sama² memakan ratusan korban jiwa beda nya ini ga ada gas air matanya,” tulis Rerere dalam unggahan akun twitternya (@rnrnrn1709)
Selain itu, akun @simkungdansss menulis “gue denger berita ini dari semalem korban masih 50an sekarang udah 100 lebih yaallah kejadian sama persis kek di Kanjuruhan cuma lebih biadab nya disana masih party di tengah2 ambulan yg bawa korban”.
Baca juga: Lagi, Polres Gresik Beri Santunan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
Tak ketinggalan, akun centang biru juga sedih dengan tragedi Itaewon yang menewaskan ratusan orang, mengingatkan dengan Kanjuruhan.
"After #Kanjuruhan, now #Itaewon in just few weeks. Deep condolenceto the city of Seoul," tulis akun @alandakariza.
Terlihat dari video – video yang tersebar luas di media sosial bahwa peserta membludak, menciptakan kerumunan yang begitu besar di jalan yang sempit.
Baca juga: Pro Kontra Vonis Bebas Terdakwa Kanjuruhan
Sebagaimana diketahui, Distrik Itaewon populer di kalangan anak muda Korea Selatan dan ekspatriat, puluhan bar dan restorannya pada Sabtu (29/10/2022) dihias untuk Halloween setelah finansialnya mengalami penurunan tajam selama tiga tahun pandemi.
Mereka sangat antusias karena ini merupakan Halloween perdana setelah terhalang pandemi Covid-19 selama tiga tahun. Orang-orang pun berbondong-bondong tak mau ketinggalan, dengan pengunjung diprediksi sekitar lebih dari 100 ribu orang. itw
Editor : Redaksi