SURABAYAPAGI, Surabaya - Penggunaan tembakau dan konsumsi alkohol berat merupakan faktor risiko utama kanker mulut di negara berkembang. Di India misalnya, 80 persen kasus kanker mulut disebabkan oleh tembakau dan konsumsi alkohol. Banyak remaja dan dewasa muda menggunakannya dengan berbagai alasan.
Konsultan senior sekaligus tim bedah onkologi dari CARE Hospitals, Vipin Goel, mengatakan jika tren ini terus berlanjut, kondisi ini akan semakin memburuk. "Akan semakin banyak kasus kanker mulut dalam waktu dekat di kalangan anak muda," ujarnya seperti dilansir laman Times of India.
Baca juga: Pemkab Lumajang Sediakan Rumah Singgah Gratis Bagi Pasien Rujukan ke Surabaya
Gejala awal kanker mulut diantaranya: Kesulitan menelan. Kanker mulut juga dapat dikaitkan dengan kesulitan mengunyah, menelan, berbicara, atau menggerakkan lidah. Anda mungkin memiliki sensasi makanan di tenggorokan. Faktor lain yang berkontribusi terhadap kesulitan menelan adalah penyempitan aliran makanan (esofagus).
Bisul, bercak putih, dan merah. Presentasi yang paling umum dari kanker mulut adalah ulkus yang tidak sembuh. Juga ada bercak putih atau kemerahan di bagian dalam mulut. Jika tidak terkait kanker, maka ketika diobati dengan obat antijamur, maka masalah itu akan hilang.
Baca juga: Vaksinasi Haji di Surabaya Capai 98 Persen, Ditarget Tuntas Sebelum Keberangkatan ke Tanah Suci
Gigi hilang. Dr Goel mengatakan, gigi tanggal juga dilaporkan berhubungan dengan risiko kanker mulut yang lebih tinggi. "Penggunaan rokok, konsumsi alkohol, dan kebersihan mulut yang buruk adalah penyebab kondisi gigi yang buruk," ujarnya.
Nyeri saat membuka mulut. Ini adalah gejala lain dari kanker mulut. Kanker mulut dapat membuat mengunyah dan menelan makanan menjadi menyakitkan, atau membuat mulut Anda merasa seperti terbakar.
Baca juga: Lewat Senam Kaki, Dinkes Kediri Beri Edukasi Penderita Diabetes Melitus
Benjolan di mulut yang menetap dan tidak dapat dijelaskan tidak kunjung hilang. Kelenjar getah bening leher yang memiliki tumor kronis yang tidak dapat dijelaskan yang tidak kunjung sembuh juga bisa menandakan kanker mulut. Jika Anda melihat salah satu dari gejala ini, hubungi profesional kesehatan Anda sesegera mungkin.hlt/kkr
Editor : Mariana Setiawati