Jelang Ramadhan, Pemkot Batu Jaga Stabilitas Harga Bapok

surabayapagi.com
Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai. Foto: Pemprov Jatim.

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, Jawa Timur melakukan sejumlah upaya guna menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok (bapok) yang dapat berimbas pada lonjakan inflasi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1444 H nanti.

"Menjelang bulan suci Ramadhan perlu mengantisipasi kondisi perekonomian agar tidak menurun maka ada langkah-langkah antisipasi," kata Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai di Kota Batu, Senin (27/2/2023).

Baca juga: Pelajar 15 Tahun di Kota Batu Tewas Tertabrak Pikap

Aries menerangkan, ada empat langkah yang disiapkan oleh Pemkot Batu untuk mencegah kenaikan inflasi khususnya menjelang Ramadhan. Salah satunya menggelar operasi pasar murah di semua kecamatan dan desa sesuai waktu yang ditentukan.

Selain itu, menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Para pemangku kepentingan diminta untuk peduli dengan mengumpulkan zakat infak dan sedekah melalui Baznas.

"Seluruh pemangku kepentingan untuk bisa peduli sesama selama bulan suci Ramadhan, dengan mengumpulkan zakat infak dan sedekah melalui Baznas, agar dapat menyalurkan bantuan kepada masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya, Pemkot Batu akan melakukan sidak pasar termasuk mendatangi para distributor bahan kebutuhan pokok.

Baca juga: Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

"Dengan langkah tersebut, dipastikan tidak ada penimbunan stok barang kebutuhan yang mengakibatkan kenaikan harga kebutuhan pokok," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, sejumlah persiapan tersebut dilakukan lantaran mengingat wilayah Kota Batu merupakan kota wisata yang diperkirakan akan mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan pada saat bulan Ramadhan.

Maka dari itu, Aries berharap sejumlah gerakan bersama tersebut dapat mengantisipasi terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok yang dikhawatirkan akan meningkatkan laju inflasi daerah dan mengurangi daya beli masyarakat.

Baca juga: Satgas Pangan Madiun Gercep Pantau Harga Bapok Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

"Karena kondisi kita di Kota Batu adalah kota yang mengandalkan pariwisata tentunya di bulan Ramadan wisatawan yang datang menurun dibanding bulan lainnya," tuturnya.

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata Kota Batu mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke kota tersebut mencapai 7,4 juta wisatawan sepanjang tahun 2022. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan target yang ditetapkan yakni sebanyak 5 juta kunjungan. bt

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru