SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, Jawa Timur kembali menggelar Pasar Takjil Ramadhan. Biasanya Pasar Takjil Ramdhan digelar di Jalan Ahmad Yani. Namun, untuk kali ini digelar di beberapa titik lokasi di Kota Blitar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan bahwa salah satu lokasi digelarnya pasar takjil yakni di Jalan Kenanga atau tepat di timur kantor Wali Kota Blitar. Ia menyebut, pasar takjil ini beroperasi mulai hari pertama Ramadhan, Kamis (23/3/2023).
Baca juga: Korsleting Listrik, Gudang Sembako di Blitar Terbakar Habis, Dua Korban Luka
“Untuk pasar takjil, kami gelar di Jalan Kenanga atau timur kantor Wali Kota Blitar, pasar takjil ini digelar mulai hari pertama Ramadhan,” kata Hakim, Kamis (23/3/2023).
Selain di Jalan Kenanga Kota Blitar, pasar takjil ini juga digelar di Jalan Mastrip Kota Blitar. Sebanyak ratusan pedagang berjualan di dua lokasi Pasar Takjil yang telah ditentukan oleh Pemkot Blitar tersebut. Mayoritas pedagang Pasar Takjil Ramadhan berjualan makanan dan minuman serta camilan khas Blitar.
“Jumlah pedagang yang sudah mendaftar untuk Pasar Takjil kemarin sekitar 100 pedagang,” ujarnya.
Baca juga: Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD
Pasar Takjil di Kota Blitar memang diadakan di Jalan Kenanga dan Jalan Mastrip selama 2 tahun terakhir. Lokasi tersebut sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dimana peserta kecil digelar di Jalan Ahmad Yani Kota Blitar.
Tujuan pengalihan lokasi Pasar Takjil Ramadhan ini adalah untuk menghindari terjadinya kemacetan menjelang buka puasa. Pasalnya, berdasarkan hasil evaluasi Pemkot Blitar mengungkapkan bahwa pelaksanaan pasar takjil di Jalan Ahmad Yani menyebabkan terjadinya kemacetan saat sore menjelang buka puasa.
“Pemindahan ini kan dilakukan agar lalu lintas tetap lancar dan menghindari kemacetan,” tuturnya.
Baca juga: Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta
Disperindag Kota Blitar kini juga tengah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan untuk melakukan pendataan masyarakat yang mengadakan pasar takjil. Pendataan ini bertujuan untuk mempermudah dalam proses controlling kualitas dan mutu dari takjil atau makanan berbuka puasa yang dijual oleh para pedagang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Blitar untuk menetapkan lokasi parkir di pasar takjil Selain itu tarifnya berapa juga tengah kita bahas,” tutupnya. blt
Editor : Redaksi