Diduga Korsleting Listrik, Ruko Sepeda di Tandes Lor Terbakar

surabayapagi.com
Petugas saat berusaha memadamkan api kebakaran. Foto: SP/Ariandi.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Sebuah rumah toko (ruko) sepeda listrik tiga lantai milik Rianton yang terletak di Jalan Raya Tandes Lor Nomor 30, Surabaya mengalami kebakaran pada Minggu (16/4/2023) sekitar pukul 02.51 WIB.

Kepala Dinas DPKP Kota Surabaya Dedik Irianto mengatakan bahwa ruangan lantai satu ruko hangus akibat kebakaran tersebut.

Baca juga: Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

 “Yang terbakar ruko lantai satu. Dipakai toko sepeda listrik,” kata Dedik kepada awak media, Minggu (16/4/2023).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, semula penjaga took sekaligus saksi, Agus Widi hendak mencari turun ke lantai satu untuk makan sahur. Tak lama berselang, ada asap tebal membubung disertai api dalam ruko.

Baca juga: Pasar Baru Tuban Hangus Terbakar Jelang Revitalisasi Anggaran APBD Senilai Rp24,35 Miliar

Api kemudian membesar sekaligus terdengar suara ledakan. Saksi sempat berusaha memadamkan api menggunakan APAR namun sayangnya tidak berhasil. Agus lalu keluar menyelamatkan diri dan meminta tolong warga sekitar. Warga pun langsung menghubungi Command Center Surabaya 112 guna mendapatkan bantuan.

Dedik menuturkan, sebanyak 11 unit truk pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 03.14 dan dilanjutkan pembasahan hingga pukul 04.44.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran telah menghanguskan lantai satu dengan luas area yang terbakar yakni sekitar 5 x 10 m². Mengenai penyebab terjadinya kebakaran, lanjut Dedik, diduga karena adanya korsleting listrik.

"Untuk objek yang terbakar lantai 1 ruko dengan luas area yang terbakar  5 x 10 m². Lantai dua dan tiga aman. Sebagai penyebab (dugaan awal) korsleting listrik," terangnya. ari

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru