SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Lokasi kawasan wisata Edukatif Kampung Coklat yang terletak di Desa Plosoarang Kec Kademangan Kabupaten Blitar pada Rabu (26/4) dini hari ludes terbakar, sehingga ruang gedung produksi coklat berukuran 10 meter kali 10 meter itu tidak bersisa.
Kejadian terbakarnya produksi coklat itu diketahui sekitar pukul 01.30 Rabu dini hari oleh beberapa saksi termasuk petugas satpam Wisata Kampung Coklat, melihat kobaran api itu salah satu saksi melaporkan ke pemilik produksi Coklat Kholid Mustofa (48) warga Desa Plosorejo RT 01/RW 06 Kec Kademangan Kab Blitar.
Baca juga: Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Menurut Kapolsek Kademangan Iptu Bambang Dwi melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono pada wartawan, kebakaran tersebut awalnya diketahui beberapa saksi dua satpam wisata, yakni Muklas (52) dan Abdul Qoir (25) juga Moh Dhilami (52) warga setempat.
"Setelah melihat kobaran api, saksi Muklas memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi Abdul Qoir dan Moh Dhilami, para saksi berusaha memadamkan api namun kondisi pintu ruangan tertutup dan terkunci sehingga tidak dapat masuk ke ruangan yang terbakar," terang Iptu Udhiyono.
Baca juga: Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai
Setelah tidak mampu memadamkan kobaran api, selanjutnya disampaikan korban, setelah korban datangi TKP dan membawa kunci ruang rusahaan cooking class untuk membuka ruangan, tapi rupanya api tidak bisa dikendalikan.
"Karena api sudah membesar dan sulit dipadamkan selanjutnya baik korban dan warga yang datang di TKP menghubungi pemadam kebakaran Kab Blitar, dan Polsek Kademangan, setelah petugas damkar bersama warga masyarakat api dapat dipadamkan sekitar 2 jam, sedang Kapolsek dan Koramil langsung melakukan pengamanan TKP untuk cegah hal-hal yang tidak diinginkan termasuk korban, Alhamdulillah korban nihil," ungkap Iptu Udhiyono.
Baca juga: Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut
Atas kejadian tersebut bangunan yang berukuran 10 meter X 10 meter itu menurut pihak damkar, kebakaran ruangan tersebut terbakar sekitar 5�ri total bangunan wisata kampung coklat.
“Untuk kerugian korban dalam kebakaran itu mengalami kerugian kurang lebih Rp 500.000.000,-(lima ratus juta rupiah) kini kita masih menunggu team Labfor dan Inafis lakukan penyelidikan asal-usul api," pungkas Iptu Udhiyono seijin Kapolres Blitar AKBP Anhar Arliya Rangkuti S.IK. Les
Editor : Moch Ilham