SURABAYAPAGI.COM, Malang - Harga beras di Kota Malang baik untuk beras medium maupun premium yang melonjak sejak Ramadhan ternyata masih bertahan hingga saat ini. Bahkan, kenaikannya mencapai di atas Rp 10 ribu untuk kemasan 5 kilogram.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskopindag Kota Malang Burhanuddin Al Jundi mengatakan, hal itu disebabkan karena persediaan beras medium di Bulog di pasaran sudah habis.
Baca juga: Selama Libur Lebaran, Volume Sampah di Kota Malang Alami Tren Penurunan
Jundi menuturkan, kenaikan harga beras medium terjadi sejak Ramadhan hari ke-15. Saat itu pasokan beras medium dari Bulog belum memenuhi pasar. Kondisi yang hampir sama Kembali terjadi saat ini.
”Kalau menurut pantauan kami di lapangan, sudah hampir tiga minggu terjadi kekosongan beras medium Bulog di pasar,” kata Jundi.
Baca juga: Momen Lebaran, Volume Sampah di Kota Malang Menurun
Guna mengatasi kondisi tersebut, pihaknya mengaku akan berkomunikasi dengan pimpinan cabang Bulog Malang untuk memasok lagi beras medium di pasar. Selain itu, langkah itu juga bakal diikuti dengan operasi pasar murah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau.
Selama persediaan di pasar belum terpenuhi, Jundi mengimbau masyarakat untuk membeli beras pengganti. Beras semacam itu dapat ditemukan di grosir-grosir besar dan pelaku usaha beras.
Baca juga: Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil
”Harga eceran beras medium di pasaran mencapai Rp 13.000 per kilogram. Sedangkan beras medium termurah selain dari Bulog, dijual dengan harga kisaran Rp 11.500 per kilogram. Rata-rata harga beras di pasar Rp 12 ribu,” terangnya. mlg
Editor : Redaksi