Sukses Kembangkan Transformasi Digital Kesehatan, Kota Mojokerto Jadi Lokus VKN Kemenkes RI

surabayapagi.com
Walikota Mojokerto Ning ita saat menerima peserta VKN Tingkat II Angkatan ke XVIII Kemenkes RI

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 15 orang peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Tingkat II Angkatan ke XVIII Kemenkes RI melakukan visitasi di Kota Mojokerto selama dua hari.

Rombongan peserta VKN ini diterima Wali Kota bersama Sekda, Kepala Dinkes PPKB dan Kepala BKPSDM setempat di Ruang Command Center, Kantor Pemkot Mojokerto, Senin (14/8/2023) pagi.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD

Dalam kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) ini, para peserta memilih lokus Dinkes PPKB Kota Mojokerto dengan fokus tema Strategi Transformasi Digital Kesehatan Menuju Pelayanan Kesehatan Berstandar Internasional.

Tujuan VKN adalah memfasilitasi peserta untuk mengaktualisasikan kepemimpinan strategis dan management strategis, dimana output dari kegiatan ini adalah kebijakan singkat atau policy brief.

Widyaiswara Utama sekaligus Pendamping VKN, Margaretha Yuliani, SKM, MM mengatakan kunjungannya kali ini untuk mendapatkan lesson learn terkait keunggulan kompetitif yang dimiliki Kota Mojokerto.

"Hari ini akan kita lakukan forum grup diskusi dengan melibatkan sejumlah OPD terkait, hasilnya akan kita jadikan laporan untuk bahan seminar besoknya. Terakhir akan kita godok lagi di Jakarta guna policy brief nya," jelasnya.

Masih kata Margareth, Kota Mojokerto sukses terpilih sebagai lokus visitasi karena kota ini telah berhasil meraih capaian luar biasa di bidang kesehatan melalui inovasi Gayatri.

"Ini yang akan kita gali, sejauh mana kemampuan dan transformasi SDM nya sehingga inovasi ini bisa menjadi sedemikian bagus dan terus mengalami pembaharuan," tukasnya.

Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, ika Puspitasari mengatakan atas nama Pemerintah Kota Mojokerto merasa bangga dan menyambut baik kunjungan dalam rangka studi lapangan pelatihan kepemimpinan pengawas dari Kemenkes RI ini.

"Saya berharap melalui kegiatan ini membawa manfaat bagi para peserta untuk dapat saling berkolaborasi, bersinergi, berbagi pengetahuan dan wawasan terkait strategi transformasi digital kesehatan menuju pelayanan kesehatan berstandar internasional," jelasnya 

Ia juga menjelaskan, jika Kota Mojokerto memiliki inovasi Gayatri sebagai embrio satu data kesehatan Kota Mojokerto. Dimana sistem manajemen data ini dapat diakses secara real time, memudahkan koordinasi, analisis dan evaluasi.

Baca juga: Mantapkan Inovasi, PMI Kota Mojokerto Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Teknologi

Sehingga penanganan dan pengendalian kesehatan di Kota Mojokerto bisa dipantau secara komprehensif, terpadu dan terintegrasi. 

Gayatri terus mengalami pembaharuan, capaian vaksinasi kami tertinggi se Jawa Timur, angka prevelensi stunting terus menurun, PIS-PK dan SPM bidang kesehayan mengalami peningkatan signifikan. 

"Hingga saat ini Gayatri menjadi leading sector perubahan baik di tingkat daerah maupun nasional, dengan dukungan dari Pusdatin dan DTO sebagai Pilot Project Satu Sehat Kemenkes Tahun 2023," pungkasnya. Dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru