Divonis Sisa Umur Tinggal 2 Tahun, Roy Kiyoshi Rutin Berobat dan Ubah Pola Pikir Positif

surabayapagi.com
Roy Kiyoshi. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kondisi Roy Kiyoshi saat ini sedang mengkhawatirkan karena mengidap sakit pembengkakan jantung atau kardiomiopati, bahkan dirinya sempat divonis memiliki waktu hidup hanya 2 tahun.

Roy Kiyoshi yang selama ini dikenal sebagai seorang paranormal itu pun tak ragu untuk membeberkan kehidupan yang dijalaninya saat ini. Menurut, akibat vonis dokter tersebut membuat kondisi mental Roy Kiyoshi ikut terkena dampak.

Baca juga: Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

"Awal kena down, kayak gila gue mau mati, ada kepikiran, cuma dokter kan nggak cuma satu, dokter kedua, ketiga, keempat, makin lama kayak memberikan energi positif, even orang tahu gue sakit lo jangan bikin gue tambah sakit secara mindset," ungkap Roy Kiyoshi, Senin (11/09/2023).

Meskipun sempat merasa down, Roy Kiyoshi percaya pada Tuhan dan mencari dokter lain yang mau merawatnya dan memberikan dukungan secara mental.

"Sebenernya jujur aku divonis begitu bikin syok dan sedikit, tapi aku nggak percaya kata dokter apa, saya lebih percaya bahwa Tuhan yang mempunyai kuasa," sambungnya.

Diketahui, Roy Kiyoshi menjelaskan bahwa sakitnya itu berawal saat ia mengalami batuk-batuk, kemudian melakukan tindakan rontgen. Dari situ lah terlihat jika kondisi jantungnya membengkak.

Baca juga: Nasihat Buya Yahya untuk Pria Diduga Peselingkuh

"Februari 2022, Februari 2022 aku kena, awalnya aku batuk-batuk nih, rontgen dong habis rontgen keliatan tuh jantung gue agak bengkak," lanjut Roy.

Dengan mengubah pola pikir yang lebih positif, Roy Kiyoshi pun merasa kondisinya makin membaik seusai dirinya rutin berobat.

"Jadi kalau sembuh gak bisa, pulih sih iya, terkontrol iya, kaya orang terkena diabetes terus minum obat. Jadi sampe sekarang pun aku tetap berobat cuma ngambil alternatif chinesse herbal," jelas Roy.

Baca juga: Nikita Mirzani, Saat di PN Tersenyum, Kini Dipidana 6 Tahun

Ia mengaku bahwa selain mengonsumsi obat, dukungan dan energi positif dari orang lain membantu kondisinya membaik.

"Sekarang alhamdulilah, makin ke sini udah nggak pernah mengalami sakit atau sesuatu yang serius. Jadi aku mengalami perbaikan yang cukup drastis," beber anak indigo tersebut. jk-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru