Warga di Ponorogo Temukan Hewan Langka Trenggiling di Pekarangan Rumah, Diduga Kelaparan

surabayapagi.com
Pujo dengan trenggiling yang Ia temukan di pekarangan rumahnya di Desa Sahang Kecamatan Ngebel Ponorogo. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Warga Desa Sahang Kecamatan Ngebel Ponorogo digegerkan penampakan hewan langka berupa Trenggiling. Hal tersebut diduga makanan di Gunung Wilis menipis sehingga para Trenggiling turun ke pekarangan rumah-rumah warga.

Kejadian turunnya trenggiling ke pekarangan rumah warga ini, bukan sekali ini terjadi. Namun sudah ketiga kalinya di Desa Sahang yang berada di lereng Gunung Wilis. 

Baca juga: Heboh! Remaja di Ponorogo Tiba-tiba Jatuh ke Sumur Sedalam 25 Meter Dalam Rumah

Pada penemuan kedua di pekarangan rumah warga yang lain, kondisinya juga kelaparan dan terluka pada bagian ekornya.

“Penemuan trenggiling yang kedua malah dievakuasi oleh oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), sebab dalam keadaan lemas, luka dan tidak aktif, ” ungkap Pujo.

Bahkan, Pujo Suryono, salah satu warga sekitar pun menemukan trenggiling dengan panjang sekitar 60 centimeter dengan berat sekitar 2 kilogram di sekitar rumahnya.

Baca juga: Sukses Pikat Turis Asing, Spirit 'Reogevolution' di Grebeg Suro 2026 Dobrak Stigma Tari Jawa

“Saat saya duduk di teras, mendengar suara kresek-kresek gitu, setelah saya cari ternyata hewan trenggiling,” kata Pujo, Selasa (03/10/2023).

Saat ditemukan oleh Pujo, trenggiling itu dalam keadaan lemas dan mengalami luka di ekornya. Ia pun langsung melakukan evakuasi terhadap trenggiling itu, dan mencoba dilakukan perawatan pada bagian tubuh yang mengalami luka pada hewan mamalia pemakan serangga tersebut.

“Saya masukkan ranjang dan diberi makan,” katanya.

Baca juga: Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Selain diduga karena makanan yang menipis, menurut pujo, saat ini juga sedang musim kemarau yang panjang. Selain itu, mamalia bersisik ini kemungkinan juga menjadi buruan hewan pemangsa lain, sehingga memilih bersembunyi ke pekarangan warga.

“Trenggiling temuan saya ini, setelah diberi makanan, hewan ini aktif lagi. Karena dirasa sudah sehat, akhirnya trenggilingnya saya lepaskan kembali ke hutan,” pungkasnya. png-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru