SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Upaya Pemprov Jatim menstabilkan harga beras di pasaran terus dilakukan di sejumlah. Sebanyak 50 ton beras medium disalurkan ke warga Kota Pasuruan.
50 Ton beras medium itu disalurkan ke 5 titik. Yakni Kantor Kecamatan Purworejo, Bugulkidul, Gadingrejo, dan Panggungrejo, serta di arena Pasuruan City Expo Gedung Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI). Penyaluran dilakukan tanggal 5 Oktober.
Baca juga: Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas
"Kota Pasuruan dapat jatah 50 ton. Kita salurkan ke 5 titik," kata Kasubag TU UPT Industri Kayu dan Produk Kayu Disperindag Pemprov Jatim, Mulyani, di Kantor Kecamatan Panggungrejo.
Beras medium tersebut dijual Rp 51.000 per 5 kilogram. Setiap warga diberi jatah membeli maksimal 5 sak atau 25 kilogram.
Baca juga: Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset
"Berarti per kilogram Rp10.200. Kalau di pasaran masih Rp14.000 sampai Rp15.000 per kilogram," jelas Mulyani.
Sementara Fatiha, warga Kelurahan Mayangan, yang membeli beras murah mengaku memenuhi 25 kilogram beras. Ia membeli dalam jumlah relatif banyak untuk hajatan.
Baca juga: Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang
"Kalau di pasaran harganya masih Rp14.000 sampai Rp15.000 per kilogram," jelasnya.
Selain beras murah, Pemprov Jatim juga menggelontorkan minyak dan telur dengan harga lebih murah dari pasar. "Tapi beras yang diutamakan," tambahnya. ris
Editor : Moch Ilham