Dongkrak Perekonomian Warga, Pemdes Karangpuri Bangun TPT

surabayapagi.com
Pelaksanaan pembangunan TPT di blok sawah kulon omah, Dusun Duran, Desa Karangpuri, Wonoayu. SP/ JUM

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes)  Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 287 meter yang berlokasi di jalan blok sawah kulon omah, Dusun Duran desa setempat. 

Pembangunan TPT ini merupakan penerapan dana bantuan keuangan (BK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tahun anggaran 2023.

Baca juga: Ingin Perubahan Lebih Baik Ainur Rofiq Daftarkan Diri Cakades Wadung Asri

Kepala Desa (Kades) Karangpuri, Reni Susilowati, mengatakan bahwa,  pembangunan TPT tersebut menjadi fokus program dalam mendongkrak perekonomian warga, khususnya bagi warga petani. Bangunan TPT yang sedang dilaksanakan ini merupakan akses jalan yang biasa digunakan warga petani saat mengangkut hasil panen.

"Tujuan dibangunya TPT ini, agar tanah di sepanjang jalan persawahan tidak mudah longsor atau amblas,” ujar Reni Susilowati, saat ditemui di kantornya, Senin (11/12/2023)

Kades Reni Susilowati juga menerangkan bahwa, pemanfaatan anggaran dari Pemkab Sidoarjo ini dimaksimalkan untuk membangun fasilitas umum dalam  mendorong peningkatan kesejahteraan warga dengan didukung perbaikan fasilitas yang ada. 

Baca juga: DPW MATRA Jatim Lantik DPD MATRA Sidoarjo, Lestari Budaya Jawa

“Mudah-mudahan hasilnya bisa bermanfaat untuk masyarakat ,” terangnya.

Menurutnya, fasilitas umum berupa bangunan TPT dibangun sebagai pendukung sarana infrastruktur jalan desa yang biasa digunakan warga untuk melakukan berbagai aktivitas perekonomian dengan memperlancar transportasi.

"Hal ini untuk mendukung pembangunan infrastruktur dalam mendongkrak perekonomian warga yang nantinya mampu meningkatkan pendapatan desa," jelasnya.

Baca juga: Ruwat Desa, Pemdes Kludan Gelar Pengajian Umum

Tak hanya itu, Kades yang murah senyum ini juga memaparkan bahwa, kegiatan pembangunan yang ada di desanya dilaksanakan langsung oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK), dibantu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan pengerjaannya dilakukan secara swakelola dengan melibatkan langsung warga setempat.

"Semua pekerjanya warga sini mas," pungkasnya. jum

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru