Bupati Mojokerto Targetkan Tahun 2024 Proyek Jalan Cor Beton Tuntas

surabayapagi.com
Bupati Ikfina dan Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto Ardi S saat jumpa pers dengan sejumlah awak media. SP/Dwy

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Selangkah lagi Kabupaten Mojokerto bakal menyandang predikat sebagai daerah dengan infrastruktur jalan termulus.

Karena bukan rahasia umum lagi, jalan Kabupaten mulai dari perkotaan hingga pelosok pedesaan kondisinya mantap bahkan seakan sulit menemukan jalan rusak di Bumi Majapahit ini.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Peran Pers dalam Perayaan Hari Pers Nasional ke-80

Apalagi masa kepemimpinan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati selama 3,8 tahun adalah fokus dalam pemerataan infrastruktur termasuk jalan, selain pendidikan dan kesehatan.

"Tahun 2023 ini proyek jalan cor beton sudah mencapai 91,4 persen. Sisanya sebesar 8,5 persen akan kita tuntaskan tahun 2024 nanti," tegasnya saat jumpa pers dengan awak media di Peringgitan, Kantor Pemkab Mojokerto, Jumat (29/12/2023) siang.

Guna memuluskan capaian tersebut, pihaknya telah mengalokasikan anggaran belanja infrastruktur daerah tahun 2024 senilai Rp 1.123 triliun atau sebesar 48,18 persen dari total belanja daerah.

"Anggaran itu untuk kebutuhan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan, irigasi, dan lainnya. Tapi kita masih fokus ke perbaikan jalan,” ujarnya.

Masih kata Ikfina, tahun depan, pihaknya juga akan memfokuskan kebijakan anggaran untuk program penurunan angka stunting serta penghapusan kemiskinan ekstrim.

Baca juga: Minimalisir Banjir, Pemkab Mojokerto Tuntaskan Normalisasi 3 Waduk

"Kalau menghapus stunting itu tidak mungkin, makanya kita realistis targetkan turun satu digit. Sedangkan untuk kemiskinan ekstrim, tahun 2024 harus tuntas," tukasnya.

Ikfina mengaku sedikit mengalami kesulitan untuk memenuhi visi misinya tersebut. Ini lantaran, visi misi itu ditetapkan untuk periode 5 tahun.

"Saya kan hanya memimpin 3,8 tahun, jadi harap dimaklumi jika ada yang belum terpenuhi 100 persen," tukasnya.

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Bendung & Saluran Irigasi Mojokerto Tuntas

Selain itu, lanjut Ikfina, masa kepemimpinannya dilalui dengan kondisi yang sulit.

Diantaranya pandemi Covid 19 yang mengharuskan PSBB serta refocusing anggaran.

"Situasi ekonomi global juga tidak bersahabat, karena kondisi geopolitik dunia yakni perang ukraina dan palestina serta dampak elnino," pungkasnya. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru