Minimalisir Banjir, Pemkab Mojokerto Tuntaskan Normalisasi 3 Waduk

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Normalisasi 3 waduk di Kecamatan Dawarblandong, kini dimanfaatkan untuk mengairi ratusan hektare lahan pertanian dan memanimalisir banjir.
Normalisasi 3 waduk di Kecamatan Dawarblandong, kini dimanfaatkan untuk mengairi ratusan hektare lahan pertanian dan memanimalisir banjir.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemkab Mojokerto  menuntaskan normalisasi 3 waduk di Kecamatan Dawarblandong, kini dimanfaatkan untuk mengairi ratusan hektare lahan pertanian dan meminimalisir banjir.

Tiga waduk selesai dinormalisasi adalah Waduk Dawarblandong, Waduk Banyulegi dan Waduk Magersari Desa Temuireng.

Sekdes Banyulegi, Mujahidin mengatakan, sebelum dinormalisasi pasokan irigasi pertanian sangat minim bahkan surut total karena adanya pendangkalan dari waduk Banyulegi.

Dengan adanya normalisasi ini menjadikan daya tampung waduk lebih optimal, seperti menampung air saat musim hujan sekaligus meminimalisir potensi banjir.

Air dari waduk ini kemudian digunakan petani untuk mengairi lahan pertanian produktif.

"Setelah waduk dinormalisasi oleh Pemkab Mojokerto, pasokan air bertambah cukup melimpah dapat digunakan untuk mengairi ratusan hektare lahan pertanian di Desa Banyulegi," ujar Mujahidin, Kamis (18/12/2025).

Ia menjelaskan, ada lima bagian waduk di Desa Banyulegi dengan bentuk memanjang sekitar 400 meter dengan kedalaman mencapai 3-4 meter usai dinormalisasi. Pihaknya berharap Pemda dapat memperbaiki dan membangun plengsengan waduk yang kondisinya mengkhawatirkan nyaris ambrol.

"Harapan kami dibangun plengsengan untuk memperkuat tanggul dan menjaga debit air agar lebih lama tidak bocor atau meluber ke sisi jalan," ucap Mujahidin.

Ia menyebut, petani Desa Banyulegi menggantungkan pasokan air utama dari waduk dan hanya sebagian kecil dari sumur bor.

"Petani di sini hanya mengandalkan pengairan dari waduk, ada yang pakai sumur bor itupun airnya sangat sedikit. Untuk plengsengan anggaran Pemdes tidak mampu semoga ada bantuan dari Pemkab Mojokerto," pungkasnya.

Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Anik Mutammima Kurniawati mengungkapkan, normalisasi waduk di wilayah Dawarblandong akan terus berlanjut pada tahun depan.

"Ada 3 sasaran normalisasi waduk irigasi tahun 2025 di wilayah Dawarblandong, yang seluruhnya sudah rampung awal November kemarin. Nanti setiap tahun akan ada tiga waduk yang dinormalisasi,"  kata Anik.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Mojokerto, Rois Arif Budiman menambahkan, normalisasi waduk irigasi bertujuan mengoptimalkan daya tampung seperti semula, sehingga bisa menampung limpahan air ketika musim hujan yang dapat digunakan mengairi lahan pertanian saat musim kemarau nanti.

Normalisasi waduk sesuai usulan Pemdes atas keinginan masyarakat terutama petani yang kesulitan air ke lahan pertanian setempat, dan dituangkan dalam surat permohonan kepada Bupati Mojokerto.

Waduk juga dapat meminimalisir banjir menampung air luberan saat musim hujan.

"Karakteristik topografi wilayah utara (Dawarblandong) sangat bergantung pada tampungan alami atau waduk untuk pertanian, berbeda dengan wilayah selatan yang memanfaatkan aliran permukaan seperti bendung dan sungai," papar Rois.

Rois menyebut, normalisasi waduk dilakukan secara rutin setiap tahun terutama di empat kecamatan meliputi Kecamatan Dawarblandong, Kemlagi, Jetis dan Gedeg.

Adanya waduk yang ditampung dari air limpasan hujan nantinya disimpan dan dimanfaatkan saat musim kemarau nanti menggunakan irigasi maupun pompa.

"Dampak normalisasi waduk kedepannya untuk ketersediaan air lahan pertanian saat musim kemarau di daerah Dawarblandong dan sekitarnya," tandasnya. Dwi

Berita Terbaru

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

SURABAYA PAGI, Jombang- Aktivis dari LSM ALMAS Independen, Arifin mengungkapkan kejanggalan dalam kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera…

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (2…

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun –Pemerintah Kabupaten Madiun siapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur jembatan dan…

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Swakarya Insan Mandiri atau SIMGROUP memasuki usia ke-19 dengan membawa semangat transformasi dan inovasi. Mengusung tema Leading t…

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan s…

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Kantor KPU Kota Blitar gelar bedah buku tentang catatan teknis penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 silam, pada Jumat, (…